
PeluangNews, Jakarta – Sebanyak 72,8% publik menyatakan kepuasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Angka ini terjadi menunjukkan penerimaan yang cukup positif dari masyarakat terhadap inisiatif pemerintah tersebut.
Demikian hasil survei terbaru pada awal 2026 yang dilakukan lembaga riset Indikator Politik Indonesia pimpinan Burhanuddin Muhtadi. Burhanudin menggelar hasil survei ini kepada pers di Jakarta, Minggu (8/1/2026).
Salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto itu secara spesifik mengukur respons masyarakat terhadap program MBG yang telah berjalan. Data menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan kepuasan atas pelaksanaan inisiatif penting ini.
Survei dilakukan dalam rentang waktu 15 hingga 21 Januari 2026, melibatkan 1.220 responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Metode wawancara langsung digunakan untuk mengumpulkan data, memastikan akurasi dan representasi yang memadai. Dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error sekitar 2,9%, hasil survei ini memberikan gambaran yang kuat mengenai persepsi publik.
Menurut Burhanuddin, tingkat kepuasan yang tinggi terhadap program MBG berpotensi memiliki implikasi signifikan terhadap penilaian kinerja Presiden Prabowo secara keseluruhan.
“Hasil survei ini menjadi barometer penting bagi evaluasi program pemerintah,” katanya.
Burhanuddin menjelaskan bahwa dari persentase tadi 12,2% responden merasa “sangat puas” dan 60,6% lainnya menyatakan “cukup puas”.
Meskipun mayoritas menunjukkan kepuasan, survei juga mengidentifikasi adanya kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya puas. Sebanyak 19,9% responden merasa “kurang puas” dan 4,5% menyatakan “tidak puas sama sekali” terhadap program MBG.
“Jadi yang tidak puas per Januari 2026 itu kurang lebih seperempat,” ujarnya.
Burhanuddin menambahkan tingkat kepuasan yang “cukup puas” ini sangat mungkin berubah tergantung pada kondisi dan kemampuan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mengelola program.
Dia menilai tingkat kepuasan terhadap program MBG tidak hanya berdiri sendiri, melainkan juga memiliki korelasi dengan penilaian publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.
Kepuasan terhadap program MBG akan berimplikasi pada tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo.
Hal ini mengindikasikan bahwa program strategis seperti MBG dapat menjadi cerminan keberhasilan pemerintahan di mata masyarakat. []







