Peluang, Jakarta – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Mu’amalah Cilegon (BPRS Mu’amalah Cilegon) mengunjungi ke Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI). Hal tersebut, guna melakukan studi tiru atau transfer ‘knowledge’ pada Koperasi yang berkantor di Tangerang, Banten.
Direktur Utama BPRS Mu’amalah Cilegon Samsul Hadi menyampaikan, tujuan kedatangannya adalah untuk belajar sistem grameen bank. Menurut dia, kehadirannya ke BMI untuk belajar bagaimana sama-sama membangun ekonomi umat.
“Seperti kita ketahui metode grameen bank merupakan program penyaluran kredit mikro yang ditujukan bagi golongan masyarakat miskin di pedesaan. Sejak diluncurkan pertama kali di Bangladesh, telah banyak memberikan dampak positif bagi pemanfaatnya, sehingga mengundang banyak negara untuk mengadopsi program ini termasuk Indonesia,” ujar Samsul, Selasa (14/3/2023).
Ia menilai, Kopsyah BMI sebagai salah satu koperasi terbesar di Indonesia yang sukses menjalankan sistem grameen bank. ”Kami tidak perlu jauh-jauh belajar ke negeri Cina, kita cukup belajar ke Kopsyah BMI” tegas Samsul.
Sementara itu, Dirut Kopsyah BMI Kambara sapaan akrab Kamaruddin Batubara menyampaikan, Kopsyah BMI adalah bagian dari Koperasi BMI Grup. Koperasi BMI Grup terdiri 3 koperasi primer, Kopsyah BMI bergerak di sektor simpan pinjam dan pembiayaan syariah, Kopmen BMI bergerak di sektor riil dan Kopjas BMI bergerak di sektor jasa. Ketiga koperasi primer ini disinergikan dengan Koperasi Sekunder BMI.
Ia menyampaikan, materi tersebut tentang tujuan berkoperasi, cara membangun koperasi dan materi penunjang lainnya. ”Kesejahteraan anggota, kesejahteraan umum, dan membangun tatanan perekonomian nasional. Inilah pesan Pasal 3 UU No. 25 tahun 1992” tegas Kambara.
Dirut Kopsyah BMI menambahkan,mengingat kembali pesan Bung Hatta bahwa koperasi tidak menghendaki orang luar biasa untuk mengendalikannya, ia hanya butuh orang yang jujur dan setia kawan.
Lebih lanjut Kambara menjelaskan, koperasi yang merupakan amanah pasal 33 UUD 1945 merupakan wadah yang tepat untuk membangun ekonomi bangsa. Ia katakana, sebagai koperasi syariah Kopsyah BMI menjalankan prinsip gotong-royong dan kekeluargaan. Bagi BPR/BPRS, koperasi dan lembaga keuangan lain yang akan mengadakan kunjungan ke Koperasi BMI Grup bisa menghubungi Sehnuri, Manajer Diklat dan EO Kopjas BMI di 0856-9575-1994
Dalam kunjungan BPRS Mu’amalah Cilegon di pimpin oleh Direktur Utama BPRS Mu’amalah Cilegon Samsul Hadi, Direktur Bisnis Adib Daenuri, Kepala Kantor Kas Hojali, AO-Ahdi Imam Ma’arif, AO-Muslim Hidayatullah, Kepala Kantor Kas Jaenal Arifin, dan PE Audit Internal Yunia Rahmayanti. Studi tiru tersebut, difasilitasi oleh Kopsjas BMI.
Kopjas BMI merupakan salah satu koperasi primer anggota grup Koperasi BMI yang konsen pada bisnis jasa. Salah satu divisi bisnis Kopjas BMI yakni divisi diklat dan EO. Telah banyak koperasi di berbagai wilayah di Indonesia yang melakukan studi banding dan studi tiru ke Koperasi BMI Grup yang difasilitasi Kopjas BMI.
Dirut Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara (Kambara) menyambut langsung kehadiran rombongan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Mu’amalah Cilegon. Kambara didampingi oleh Ketua Pengawas Operasional Kopsyah BMI Harisman. Hadir pula pengurus lain, Direktur SDM Agus Suherman dan Direktur Kepatuhan dan Risiko, Sondari. (alb)








