hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

SUKSES BANGKITKAN EKONOMI UMAT

Melalui penyaluran modal usaha dan pendampingan, usaha anggota BMT ABN berkembang dengan pesat. Koperasi berprestasi tingkat nasional itu akan terus berkhidmat untuk kemandirian dan kesejahteraan anggota.

Beberapa pekerja dengan tekun membakar tungku yang akan digunakan sebagai alat masak. Buliran peluh menetes dari wajahnya namun itu tidak menghalangi semangat mereka dalam mengais rezeki.  Hasil tungku pembakaran itu akan dikirim ke berbagai wilayah baik di Lampung maupun daerah sekitarnya. Mulyani, sang pemilik usaha yang juga merupakan anggota BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional (ABN) bersyukur usahanya masih tetap berjalan meski sempat diadang badai pandemi.

Pada kesempatan berbeda, Siti Rochaniatun, pemilik toko bangunan di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung tampak sibuk melayani pembeli. Maklum, tokonya termasuk yang laris di daerah tersebut. Sama seperti Mulyani, ia pun merupakan anggota setia BMT ABN. Bahkan, modal usahanya pun berasal dari salah satu koperasi syariah berprestasi tersebut.

Di kabupaten lain di Provinsi Lampung, ribuan  orang berjibaku mengembangkan usaha pertanian jagung, berdagang dan menjadi pengusaha. Kerja keras mereka turut berkontribusi menopang ketahanan pangan dan perekonomian daerah sekaligus mengangkat kesejahteraan. Para petani, pedagang dan pengusaha yang merupakan anggota BMT ABN itu dikenal pantang menyerah dalam segala medan dan kondisi.

Di balik kesuksesan Mulyani, Siti Rochaniatun, dan para anggota lainnya tersebut ada peran BMT ABN. Salah satu koperasi terbesar di Provinsi Lampung itu konsisten menyalurkan pembiayaan berbasis syariah dan mendampingi pengembangan usaha.

Supadin, Ketua BMT ABN mengatakan, ia sering terjun ke lapangan untuk memantau perkembangan usaha anggota yang diberikan modal usaha. “Saya temui banyak anggota BMT ABN di beberapa tempat. Alhamdulilah, usaha mereka menunjukkan peningkatan,” kata Supadin saat ditemui di kantor pusat BMT ABN yang terletak di Lampung Tengah.

Fungsi ekonomi dan sosial dijalankan dengan baik oleh BMT ABN sehingga anggota dapat berdiri di atas kaki sendiri atau mandiri secara ekonomi. Pada saat yang sama, Supadin dan jajarannya senantiasa berbagi dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Ini lah yang menjadikan BMT ABN semakin dicintai oleh masyarakat dan anggota. Kesuksesan membangkitkan ekonomi umat merupakan salah satu pencapaian yang patut dibanggakan sekaligus menginspirasi koperasi lain untuk berbuat hal yang sama.

Supadin menambahkan, ke depan BMT ABN akan terus berkhidmat pada umat. Contoh-contoh anggota yang sukses tersebut menambah motivasinya untuk semakin memberikan yang terbaik. “Itu salah satu bukti nyata bahwa kehadiran BMT ABN meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat secara nyata,” pungkasnya.

BMT ABN didirikan pada 3 September 1995 dengan ketekunan dalam mengelola usaha disertai komitmen dan kerjasama dengan seluruh manajemen. Ini terbukti mampu membuat  usahanya yang semula bermodal hanya ratusan ribu bisa berkembang dengan aset mencapai miliaran rupiah. Seperti diketahui, modal awal BMT ABN hanya Rp800 ribu. Namun kini di usia 27 tahun, asetnya mencapai Rp178,9 miliar dengan 48 kantor cabang yang tersebar di tiga  Provinsi yaitu Lampung, Banten, dan Sumatera Selatan. Alhamdulilah. (Kur).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate