SIDOARJO—Quilting adalah seni menggabungkan kain perca dengan ukuran dan potongan tertentu untuk membentuk motif-motif yang unik. Potongan-potongan kain tersebut kemudian ditindas dengan jahitan model jelujur yang ukurannya harus sama jika dilihat dari sisi atas maupun bawah kain.
Seni ini bisa menjadi usaha kerajinan yang menghasilkan cuan, kalau pelakunya kreatif dan menghasilkan produk yang unik.
Sujiati, warga Sidoarjo, adalah salah seorang kreatif tersebut. Mantan ahli fisioterapi selama 13 tahun di sebuah klinik di Surabaya ini kemudian mendirikan Jihan Handmade pada 2012. Waktu itu sambil menunggu anak bungsunya yang duduk di bangku TK, Sujiati menyulam, hobi yang ditekuninya sejak duduk di bangku kelas 4 SD, di mana dia mendapatkan keterampilan menyulam.
Ternyata hasil karyanya banyak peminatnya. Perempuan kelahiran 1972 ini meluangkan waktu untuk belajar baik melalui buku, workshop daring maupun mengikuti belajar secara langsung di beberapa kota.
“Seiring waktu dengan meningkatnya permintaan para customer maka jenis produk quilting kami mempunyai beragam jenis varian seperti home dekor, tas, dompet, selimut. Untuk saat pandemi ini muncul varian produk masker,” ujar alumni Fisioterapi, Universitas Airlangga, Selasa (5/10/21)
Jihan Handmade menjua harga produk tergantung jenis bahan yang dipakai, model, dan waktu pembuatan. Ada yang kisaran harga Rp65 ribu untuk masker dan yang paling tinggi selimut sekitar Rp3 juta dengan pemasaran kami di seluruh Indonesia.
“Untuk luar negeri biasanya dibawa sebagai oleh oleh. Untuk saat ini kami juga bekerja sama dengan desainer quilt USA untuk memproduksi produk quilt,” tambahnya.
Jihan Handmade diperkuat 4 orang perempuan ibu rumah tangga yang dilatih untuk bisa menjahit, menyulam sehingga bisa turut membantu perekonomian keluarga mereka. Sujiati mengaku tidak terdampak pandemi karena berjualan secara daring hingga terus berinovasi mengeluarkan produk dengan model unik.
Dalam sebulan menurut Sutjiati mereka memproduksi lima hiasan dinding, dua selimut dan dompet sekitar 30. Pasalnya smeua produk jahit tangan yang butuh waktu untuk mengerjakannya.
Jihn Handmade menjadi mitra binaan BI semenjak 2016 dan memetik banyak sekali manfaat, yaitu mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan serta diberi kesempatan untuk mengikuti pameran secara fisik maupun virtual untuk meningkatkan serta menjaring customer-customer baru.
Usaha ini berlokasi Mutiara Citra Graha, Kelurahan Bligo Kecamatan Candi 61271, Candi, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur.
“Rencana kedepan kami Insha Allah kami terus meningkatkan produksi produk, menambah jenis varian produk, meningkatkan kualitas produksi dan semoga pandemi segera berakhir sehingga kami bisa mengikuti pameran secara fisik untuk mengembangkan pemasaran usaha kami,” tutupnya (Irvan).





