hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Siger Innovation Hub, Kopdit Mekar Sai Libatkan Milenial

BANDARLAMPUNG-—Koperasi  Kredit (Kopdit) Mekar Sai yang berlokasi di Lampung punya jurus untuk menggaet kalangan milenial untuk terlibat dalam koperasi, sekaligus melakukan digitalisasi.

Ketua Kopdit Mekar Sai Suharyono Daud, menyampaikan pihanya mempunyai  Siger Innovation Hub yang mengikubasi beberapa start up yang yang menggaet beberapa anak muda.

“Program digitalisasi Mekar Sai ini dimulai sejak dua tahun lalu,” jelas Suharyono, di sela-sela kunjungan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Sabtu (25/7/20).

Lanjut dia, dengan program ini anggota koperasi yang sudah berusia 28 tahun ini  bisa berdagang dengan market place

Suharyono menyampaikan, pihaknya terus menggelontorkan pembiayaan sektor pertanian untuk menjadikan petani menjadi seorang agripreneur agar mmapu menciptakan benih dan produk pertanian berkualitas.

“Kami terus melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendidikan. Kita membantu masyarakat untuk sadar memiliki cita-cita finansial yang baik”, ucap Suharyono

Sebagai catatan aset Kopdit Mekar Sai menurut RAT Tahun Buku 2019 sudah mencapai Rp571,47 miliar dengan 18 ribu anggota. Jumlah ini meningkat dibandingkan 2018, di mana  Kopdit Mekar Saimemiliki 16 ribu anggota lebih dengan aset mencapai Rp511 milyar.

Sementara  dalam kunjungannya, Menkop UKM Teten Masduki meminta ribuan koperasi yang ada saat ini untuk bertransformasi dari sistem konvensional menjadi digital. 

Teten Masduki berharap pelaku usaha anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) juga bisa bergabung dengan jenis koperasi lain seperti koperasi produksi, pengolahan, hingga koperasi pemasaran, untuk meningkatkan usahanya. 

“Ada tiga manfaat digitalisasi, pertama baik koperasi dan UMKM yang sudah terhubung dengan market digital dia akan mempunyai akses yang lebih besar,” kata Teten usai kunjungannya.

Yang kedua takan memudahkan koperasi dan UMKM mengakses pembiayaan. Ketiga bisnis prosesnya lebih efisien, lebih berkualitas dan juga bisa mempunyai kesempatan membangun koperasi yang lebih besar.

“Digitalisasi UMKM termasuk digitalisasi koperasi itu menurut saya sudah waktunya,” pungkas Teten.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate