Penguatan tata kelola dan pengembangan usaha yang berorientasi pada kesejahteraan anggota akan menjadi fokus Kopmen BMI pada tahun ini untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Dukungan solid dari anggota dan sinergi dalam Koperasi BMI Group menopang pertumbuhan kinerja Kopmen BMI selama 2025. Koperasi yang bergerak di sektor usaha riil seperti toko bangunan, penjualan ponsel, dan kendaraan listrik ini mampu memberikan nilai lebih bagi anggota melalui pencapaian SHU yang positif.
Dalam RAT Tahun Buku 2025 Kopmen BMI yang berlangsung di Aston Cimone Hotel & Convention Center, Tangerang, Banten, pada 22 Januari 2026, tercatat SHU sebesar Rp873 juta, meningkat sebesar 60% dibanding tahun sebelumnya. Ini menunjukkan kinerja Pengurus, Pengawas dan Pengelola yang mampu mendongkrak profitabilitas.
Radius Usman, Direktur Utama Kopmen BMI mengungkapkan, pencapaian kinerja yang bertumbuh tidak lepas dari partisipasi anggota dan dukungan Koperasi BMI Group. “Inisiatif anggota untuk bertransaksi di Kopmen BMI sangat penting untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Radius.
Koperasi yang didirikan pada 23 November 2018 di Bukittinggi, Sumatera Barat itu juga terus mengembangkan kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya produsen ponsel Vivo. Animo anggota yang tinggi untuk membeli ponsel berkualitas dengan harga kompetitif itu menjadikan penjualan ponsel sebagai sumber pendapatan terbesar.
Selain penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, forum RAT juga menyetujui pengunduran diri salah satu anggota pengawas, Edi Junaedi, karena alasan kesehatan. Sebagai penggantinya, forum menyetujui pengangkatan Kamaruddin Batubara, biasa disapa Kambara sebagai anggota pengawas Kopmen BMI yang baru.
Radius menambahkan, optimis dengan prospek usaha Kopmen BMI pada masa mendatang. Oleh karenanya, seluruh jajaran berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan anggota yang semakin beragam. “Kami terus berupaya memfasilitasi kebutuhan anggota dan memperkuat sinergi dengan BMI Group,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kambara yang juga menjabat Presiden Direktur Koperasi BMI Group mengungkapkan, akan memperkuat fungsi pengawasan koperasi agar tetap berjalan sesuai prinsip tata kelola yang sehat dan berorientasi pada kepentingan anggota.
“Pengawasan adalah bagian penting untuk menjaga ruh koperasi. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, memastikan Kopmen BMI tetap tumbuh sehat, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan anggota,” ujar Kambara.
Fungsi pengawasan yang efektif akan berdampak positif bagi anggota dan pengembangan usaha koperasi. Selain memperkuat tata kelola, juga akan meningkatkan kepercayaan anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi. (Kur)





