JAKARTA—Sejumlah daerah menyampaikan panen raya jagung yang menyebabkan stok jagung secara nasional melimpah. Ke depan Kementerian Pertanianan mengumumkan masih banyak lahan jagung yang siap panen.
Di antaranya, Kabupaten Banyumas, menurut pejabat Dinas Tanaman Pangan, Widyarto mengumumkan panen September diperkirakan seluas 650 hektare dan Oktober 800 hektare, dengan provitas 6,5 ton dan harga pipilan kering Rp5.400 per kilogram.
“Capaian ini cukup bagus bagi petani,” ujar Widyarto dalam keterangan persnya, Jumat (24/9/21).
Begitu juga dengan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang Aziz Gunawan melaporkan, panen minggu ini terjadi di 35 hektare, yang tersebar di beberapa kecamatan. Ada juga beberapa wilayah yang masih panen, seperti di Majalengka saat ini panen 75 hektare, Pekalongan panen 50 hektare, Blora dengan luasan 50 hektare, dan kelompol tani (poktan) dengan luasan 55 hektare.
Sementara di Grobogan panen September panen seluas 27.432 hektar dengan produksi 126.592 ribu ton. Di Oktober 8.712 hektar dengan produksi 40.204 ton. Sentra berikutnya yang besar di Sumbawa bulan September panen seluas 6.675 hektar dengan produksi 32.918 ton. Kemudian di Janeponto Sulsel bulan September panen seluas 6.612 hektar dengan produksi 17.506 ton. Di Oktober 2.713 hektar dengan produksi 5.7019 ton.
Senada, Kepala BPP Brebes melaporkan dari lokasi panen. Total luas panen 25 hektare bulan ini, bulan depan di Kecamatan Songgong pada lahan seluas 250 hektare, dan puncaknya Oktober, 400 hektare. Bahkan Oktober – November, ada 500 hektare lagi di lahan tegal bawah hutan.
Sementara itu, Ismail Wahab Direktur Serealia, Ditjen Tanalan Pangan menegaskan, September hingga Oktober adalah masa panen jagung yang ditanam di lahan sawah.
“Banyak laporan yang masuk ke kami, masih ada panen jagung, yang tentunya sangat mampu cukupi kebutuhan peternak. Tim kami akan segera turun ke lapangan untuk memastikan stok jagung di petani maupun di Gudang pakan tersalurkan,” tutupnya.
Berdasarkan angka prognosa, secara nasional, untuk di bulan September-November diperkirakan panen seluas 826.367 ha dengan produksi 3.745.928 ton. Adapun bulan Januari-November 2021 perkiraan luas panen jagung di Indonesia 4,2 juta hektar dengan produksi 17,5 juta ton pipilan kering.








