hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Santi Larasati, dari Reseller Jadi Produsen Hijab

JAKARTA—Sejak masih kuliah Santi Larasati sudah mencari uang saku sendiri sebagai marketer dan reseller atau penjual produk dari sejumlah brand. Namun milenial yang tinggal di kawasan Cakung, Jakarta Timur ini memutuskan mendirikan brandnya sendiri, hijab dengan label Sanati Hijab.

“Sanati sendiri toko daring (online) sejak saya mulai berjualan. Bercermin dari diri sendiri yang baru memakai hijab, tapi ingin tapil elegan dan kekinian, namun sesuai syariat agama,”  ujar Santi kepada Peluang, Senin (16/11/20).

Nama Sanati sendiri memang diambil dari nama depannya. Selain itu, pada saat mau puasa, Santi teringat  bacaan niat puasa Ramadan yang salah satunya berbunyi “hadihis-sanati”. Harapan diaa agar brand ini dapat mudah diingat oleh orang banyak terutama para muslimah.

Lanjut Santi, konsep dari brand ini adalah desain pola hijabnya eksklusif dan kekinian, bahannya yang nyaman dan berkualitas, packagingnya pun dapat dimanfaatkan kembali dengan harga yang terjangkau untuk kelas menengah ke atas.

“Di antaranya Two Tone Series adalah produk kami yang paling diminati. Two Tone Series mengusung konsep 1 jilbab terdiri dari 2 warna berbeda sehingga customer tidak bosan karena bisa dipakai bergantian dan lebih hemat,” ungkap Santi.

Two Tone Series berbahan voal premium terbaik dikelasnya. Bahan voal sendiri sudah tidak diragukan lagi kualitasnya karena bahannya yang lembut, mudah diatur, ketebalannya pas sehingga tidak terawang serta nyaman untuk dipakai ketika melakukan kegiatan seharian

Santi menuturkan, harga jual hijab berkisar Rp50 ribu sampai Rp250 ribu. Stock per bulannya tidak banyak sekitar 50 helai karena kami juga membuat sistem pre order. Omzet rata-rata perbulan sebelum pandemi sekitar Rp10 juta

Sayangnya seperti halnya usaha, lain Sanati Hijab terkena dmapak pandemi. Omzet penjualan anjlok sampai 50%.  Untuk mensiasatinya, Santi mulai memproduksi masker kain untuk memenuhi kebutuhan konsumen saat pandemi.

Untuk mendukung usahanya, Santi mulai ikut Jakpreneur sejak pertengahan tahun ini. Manfaat yang didapat pengurusan legalitas usaha menjadi lebih mudah dan banyak kegiatan pelatihan usaha

“Ke depan, saya meningkatkan kapasitas produksi untuk menambah stock dan produk baru yang bertema nusantara seperti mengangkat unsur batik betawi untuk motif jilbab printing kami,” pungkasnya (Irvan Sjafari).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate