Rekam jejak Koperasi BMI Group dalam mengembangkan inovasi maupun pemberdayaan anggota mengundang decak kagum dari gerakan koperasi Malaysia.
Gerakan membangun peradaban baru koperasi yang terus didengungkan oleh Koperasi BMI Group tidak hanya menggema di domestik tetapi sampai pula ke negeri jiran Malaysia. Ini terlihat dari respons rombongan perwakilan Asean Co-Operative Organization (ACO) yang dipimpin oleh Faizul Dato Hanapi dan Xanderia Service Malaysia saat menyambangi kantor pusat Koperasi BMI Group di Gading Serpong Kabupaten Tangerang, Jumat, 15 Juli 2022.
”Its Fantastic! Very-very good,” ujar Anantharaj Appanan, Direktur Xanderia, perusahaan fintech syariah untuk aparatur negeri sipil Malaysia saat menyaksikan pemaparan program hibah rumah siap huni (HRSH) Kopsyah BMI.
Kunjungan rombongan koperasi negeri jiran tersebut sebenarnya untuk mengundang Koperasi BMI Group berpartisipasi dalam Eksibisi Internasional Koperasi se-Malaysia. Seperti diungkapkan oleh Chairman Xanderia Service Malaysia Datuk Azhar Baharuddin, bahwa mereka bermaksud untuk mengajak Koperasi BMI Group berkunjung ke Kantor Pusat Xanderia di Kuala Lumpur.
”Saya mengucapkan terima kasih kepada Koperasi BMI, saya bersama tim di Kuala Lumpur berharap kita dapat menjalin dan mengagas program yang saling menguntungkan. Kita terpanggil bersama BMI untuk membuat program terbaik. Saya harap BMI dan kita bisa berkerjasama,” ujar Datuk Azhar.
Ia mengaku sangat bangga dengan program yang dikembangkan oleh Koperasi BMI Group. Tidak saja piawai dalam urusan dunia tetapi juga memerhatikan urusan akhirat. Atas dasar itulah, Xanderia mengajak BMI kolaborasi untuk bersama-sama menjalankan kegiatan yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat.
Menanggapi kekaguman koleganya dari Malaysia tersebut, Kamaruddin Batubara, Direktur Utama Kopsyah BMI sekaligus Presiden Direktur Koperasi BMI, biasa disapa Kambara mengungkapkan harapannya bahwa ekonomi gotong royong melalui berkoperasi bisa membumi baik di Indonesia maupun di Malaysia.
“Saat ini secara tegas kita mengampanyekan peradaban baru koperasi Indonesia. Koperasi harus besar, profesional, mandiri, berkarakter, bermartabat, dan mengedepankan pemberdayaan serta peduli sesama” ungkap Kambara.
Tokoh Koperasi berprestasi itu menambahkan, perlunya meneruskan pesan Bung Hatta, yakni mengangkat saudara-saudara sebangsa yang kurang beruntung agar mandiri sehingga mampu bertransformasi dari mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat).
Terkait ajakan untuk berkolaborasi, Kambara mengaku siap untuk mendiskusikan lebih lanjut bersama rombongan Datuk Azhar di Malaysia. Kerja sama dengan sesama koperasi itu sejalan dengan jatidiri koperasi.
Pujian dari Gerakan koperasi Negeri Jiran itu merupakan salah satu bukti bahwa kinerja Koperasi BMI Group mampu menginspirasi koperasi lain tidak hanya di domestic tetapi juga regional. Dengan semakin besarnya usaha koperasi maka sokoguru ekonomi itu nantinya tidak hanya sebagai pemain pinggiran saja tetapi menjadi pelaku utama dalam menopang pemerataan ekonomi. (Kur).





