Ratusan pesantren dan masjid menjadi saksi bisu dari perwujudan komitmen koperasi dengan tanggung jawab sosial terbaik di Indonesia ini dalam mengusung misi sosial dan pemberdayaan.
Kopsyah BMI membumikan ajaran Islam bahwa kebersihan itu sebagian dari iman melalui program sanitasi masjid, mushola dan pesantren (Sanimesra). Program sosial ini diwujudkan dengan membangun sarana MCK dan tempat wudhu di lembaga pendidikan dan tempat ibadah tersebut.
Pada tahun lalu, koperasi dengan praktik tanggung jawab sosial terbaik di Indonesia itu telah membangun sebanyak 145 unit Sanimesra yang tersebar di Tangerang (71 unit), Serang (36 unit), Pandeglang (18 unit), Lebak (14 unit) dan Kabupaten Bogor (6 unit). Program ini terus berlanjut pada tahun ini karena dibutuhkan oleh umat.
Tepatnya Kopsyah BMI menggelar peletakan batu pertama Sanimesra di Masjid Al Hikmah, Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang, Jawa Barat pada 23 Mei 2022. Acara itu disaksikan oleh Kasie Sosial Kelurahan Sukamelang Cucu Sunarsih dan Ketua DKM Masjid Al Hikmah Deden Wahyudin berserta Ketua RW 02 Kasid dan Ketua RT 024 Ridwan. Sementara dari pihak BMI yakni Manajer Area 13 Misjaya dan Manajer Cabang Subang Hadi Sunandi.
Kamaruddin Batubara, biasa disapa Kambara, Direktur Utama Kopsyah BMI sekaligus Presiden Direktur Koperasi Sekunder Benteng Madani Indonesia mengungkapkan, pelaksanaan program Sanimesra merupakan perwujudan dari misi sosial koperasi untuk hadir memberi solusi atas problematika umat.
”Kita ini sebetulnya adalah dai – dai muamalah. Kita ini pejuang syariah. BMI sangat konsen dalam upaya ini, makanya kita punya program Sanimesra. BMI juga memiliki program sanitasi untuk kaum dhuafa yang kita sebut dengan Sanitasi Dhuafa,” ujar Kambara.
Masjid Al Hikmah sebenarnya telah memiliki fasilitas tempat wudhu. Namun, kondisinya sudah tak layak. Bahkan, meski sudah puluhan tahun berdiri, masjid ini tak memiliki sarana MCK. Padahal, dalam sejarah Islam masjid berperan penting dalam membangun peradaban umat. Dengan adanya MCK dan tempat wudhu representatif yang dibangun oleh Kopsyah BMI, diharapkan umat lebih nyaman dalam beribadah di masjid tersebut.
Kambara menambahkan, program Sanimesra yang terus berlanjut ini tidak lepas dari dukungan anggota Koperasi BMI yang menyalurkan sebagian hartanya dalam bentuk zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf). “Instrumen dana sosial Ziswaf jika digunakan dengan benar seperti yang BMI lakukan niscaya akan memberi maslahat bagi umat,” tegas Kambara.
Sekretaris Kelurahan Sukamelang Cucu mengucapkan apresiasinya atas program sosial dari BMI yang mendukung pembangunan spiritual di desanya. “Kami sangat terbantu atas program sanimesra dari BMI ini. Saya mewakili Kelurahan Sukamelang mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya atas bantuan sanitasi untuk masjid di kampung kami,” terangnya.
Program Sanimesra yang sudah dijalankan oleh BMI selama bertahun-tahun merupakan salah satu bentuk dakwah bil hal yang efektif. Dengan tersedianya sarana kebersihan yang memadai di sentra pendidikan dan tempat ibadah, umat pun lebih nyaman dalam menuntut ilmu dan beribadah. (Kur).





