banner iklan sticky 160x600px sidebar kiri
banner iklan 160x600 sidebar kanan
Berita  

Sampoerna Dukung Pemberdayaan UKM Lewat SRC

Suasana pembukaan PRN-Foto: Istimewa.

JAKARTA—-PT HM Sampoerna Tbk  mempunyai kepedulian terhadap pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM).  Salah satu bentuk apresiasinya dengan menggelar Pesta Retail Nasional (PRN) dengan tema “Ayo Maju, Ayo Bersama, Ayo Berbagi”  pada 22 November 2018 di Indonesia Covention Expo (ICE) BSD.

Kegiatan ini  bertujuan memicu semangat produktivitas serta daya saing UKM umumnya dan khususnya peretail tradisional mitra Sampoerna yang tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC).  Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartanto membuka PRN yang dihadiri oleh tiga ribu perwakilan SRC terpilih dari seluruh Indonesia.

Kepala Urusan Komersial  dan Pengembangan Bisnis PT HM Sampoerna Tbk  Henny Susanto mengatakan, selama lebih dari 10 tahun Sampoerna konsisten mendukung pemerintah dalam membangun dasar ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UKM di Indonesia.

”Investasi jangka panjang Sampoerna berfokus pada program-program pemberdayaan yang memberikan dampak pada bagi pertumbuhan perekonomian bangsa dengan melakukan pendampingan terhadap pelaku retail tradisional yang tergabung di Sampoerna Retail Community,” tutur Henny.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Research Institute Agung Phambudi  mengatakan retail tradisional masih memiliki ruang gerak untuk tumbuh.  Hingga kini toko tradisional masih menjadi tempat favorit belanja karena faktor lokasi dan kemudahan mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

“Yang tidak kalah penting ialah nilai-nilai sosial dalam hubungan retail tradisional dengan para pembeli berlandaskan kepercayaan,” kata Agung.

BadanPusatStatistik (BPS) pada 2016 yang menyebutkan sektor retail memiliki kontribusi 15,24% terhadap total PDB dan menyerap tenaga kerjasebesar 22,4 juta atau 31,81% dari tenaga kerja non pertanian.

Selain itu, distribusi toko retail Indonesia pada 2017 masih didominasi oleh toko tradisional (82,3%). Data ini memperlihatkan masih agresifnya strategi pembukaan toko retail tradisional yang dinilai lebih efektif.

 

iklan investasi berjangka octa.co.id
download aplikasi android peluang news
iklan investasi berjangka octa.co.id