hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Rini Handayani, Bandar Sambal Lombok, Sambal Kuda Juga Ada

AMPENAN—“Don’t stop keep going, walaupun sangat pelan,” demikian ucap Rini Handayani menjalani usaha Bandar Sambal dari Lombok.

Bersama suaminya, Rini mendirikan bisnis kuliner ini pada 2016, karena menyadari bahwa sebelum pensiun kerja harus mempunyai usaha agar tidak terus-terusan bekerja orang dengan orang lain.

“Kami mendapat inspirasi membuat sambal dari salah seorang teman suami. Di mana istrinya membuat sambal khusus pesanan untuk suatu hotel,” ujar Rini kepada Peluang, Rabu (3/3/21).

Rini kemudian membuat sambal lindung dalam kemasan, disusul varian lain, yaitu sambal bajo cumi ayam dan sambal kuda.  Yang terakhir ini benar-benar dari daging kuda dan peminatnya orang lokal bahkan dari Jakarta.

Rini bahkan merencanakan sambal kuda ini menjadikan oleh-oleh khas NTB. Namun bahan bakunya sulit didapat dan dibuat berdasarkan pesanan. 

Modal awal Bandar Sambal berkisar Rp1 hingga Rp1,5 juta.  Para konsumen menyambut positif karena original, terutama dari kekhasan bumbu yang digunakan.

Harga sambal  dalam dibandrol Rp35 ribu per botol, dengan produksi sebelum pandemi antara 400 hingga 500 botol per bulan. Sekalipun saat ini karena terjadi pandemi terjadi penurunan produksi.

“Pemasaran kami lebih banyak melalui daring (online) daripada luring (offline). Selain itu, dari awal kami merintis Usaha ini kami sudah memulai dengan membangun brand awareness kepada para konsjmen sehingga kami bisa tetap eksis,” jelas Rini,

Pada 2018, Bandar Sambal terpilih menjadi finalis WUBI 2018 (wirausaha unggulan Bank Indonesia) bersama 15 peserta lainnnya.  Keikutsertaan Rini membuat UKM ini menjadi binaan BI dan selalu diikutsertakan dalam berbagai pameran produk UMKM yg diselenggaran BI.

Peran Serta BI dalam perkembangan Bandar Sambal sangat terasa sekali, karena mereka membekali binaanya  dari nol dalam softskill entrepreneur.

Ribi menyampaikan, rencana Bandar Sambal ke depan adalah ingin membangun visi dan misi sejak awal, yaitu ingin mengumpulkan semua sambal khas seluruh Indonesia dalam satu platform yaitu Bandar Sambal.

“Jadi saat ini kami pelan-pelan mengumpulkan sambal teman-teman sedikit demi sedikit, sekarang dalam progress. Jadi nanti Bandar Sambal akan bertransformasi juga menjadi marketplace khusus sambal khas dan bumbu asli Indonesia, doakan semoga terwujud,” tutupnya sambil mengingat ucapannya don,t stop keep going (Van).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate