
PeluangNews, Pontianak – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, secara resmi membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXXVIII Tahun Buku 2025 KSP CU Pancur Kasih (CUPK), Senin (23/2/2026), di Aula Sejati, Pontianak, Kalimantan Barat.
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergitas dan Akselerasi Pertumbuhan” tersebut dihadiri sekitar 1.000 anggota serta tamu undangan. Hadir pula Deputi Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi Henra Saragih yang diwakili Tenaga Ahli James M. Purba.
Apresiasi untuk Peran Strategis CUPK
Dalam sambutannya, Wagub Kalbar menyampaikan apresiasi atas kontribusi koperasi kredit (CU) di wilayahnya, khususnya CUPK, yang dinilai konsisten meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial anggota.
“Pemerintah Provinsi Kalbar mengapresiasi CUPK yang telah memberdayakan ekonomi dan sosial anggota melalui berbagai aktivitasnya, serta menciptakan rasa aman dan nyaman dalam operasional,” ujar Krisantus.
Ia juga menyoroti capaian manajemen CUPK di bawah kepemimpinan Martono yang berhasil meraih sertifikasi internasional ISO 9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu.

Raih ISO 9001:2015, Bukti Profesionalisme
Menurut Wagub, keberhasilan memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015 menunjukkan komitmen kuat pengurus dan manajemen dalam mengelola koperasi secara profesional dan berintegritas.
“Sertifikasi ISO itu mencerminkan pengelolaan koperasi yang benar dan akuntabel. Saya memberikan garansi bahwa bisnis CUPK aman,” tegasnya.
Baca Juga: Menkop Resmikan Call Center 1500 587, Perkuat Respon dan Transparansi KDKMP
Sebagai informasi, ISO 9001:2015 merupakan standar internasional yang berfokus pada sistem manajemen mutu untuk menjamin kualitas produk maupun layanan jasa. Pencapaian ini menjadi indikator penting profesionalisme tata kelola koperasi.
Dorong Peningkatan IPM Kalbar
Krisantus yang juga tercatat sebagai anggota CUPK berharap sinergi dan akselerasi pertumbuhan koperasi di Kalimantan Barat dapat berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Kami berharap aktivitas usaha CUPK dan koperasi lainnya mampu mendorong IPM Kalbar lebih tinggi di masa mendatang,” pungkasnya.
RAT XXXVIII ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan komitmen CUPK dalam memperluas layanan, memperkuat digitalisasi, dan meningkatkan kesejahteraan anggota secara berkelanjutan. (Djat)








