hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

RAT Tahun Buku 2021, BMT BUS Siapkan Program Ketahanan Pangan dan Digitalisasi

REMBANG—Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah  BMT Bina Ummat Sejahtera (KSPPS BMT BUS) Lasem Rembang Jawa Tengah menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2021, secara hybrid, Jumat (18/2/22).

Ketua Pengurus KSPPS BMT BUS Abdullah Yazid menyampaikan bahwa RAT ini merupakan yang pertama setelah Milad ke 25 koperasi ini yang dirayakan pada 10 November 2021.  RAT ini menyegarkan tagline yang sebelumnya “Wahana Kebangkitan Ekonomi Ummat menjadi Bersinergi Menuju Kemandirian”.

Menurut Yazid, koperasi yang dipimpinnya sudah siap untuk ikut mendukung program ketahanan pangan pemerintah dan program digitalisasi yang didorong oleh Kementerian Koperasi dan UMKM.

Saat ini KSPPS BMT BUS yang berawal dari kantor pinjaman dan modal hanya Rp2 juta sudah mempunyai 117 kantor cabang yang tersebar di tujuh provinsi dengan aset menembus Rp1 triliun dan mempunyai hampir 500 ribu anggota.

Untuk mewujudkan hal tersebut lanjut Yazid, pihaknya sudah bekerja sama dengan berbagai pihak mulai dari lembaga pemerintah pusat maupun daerah, hingga perusahaan swasta.

“Di antaranya kami bekerjasama dengan PT Agri Nusa untuk  teknologi dan pengadaan bibit unggul,  terutama padi, jagung dan tebu, dengan Bengkel Bumi  menyediakan pupuk organik dan inovasi pertanian,” ujar Yazid.

Kerja sama ini didukung dengan pendirian pabrik yang memproduksi pakan ternak sendiri, pupuk organik secara mandiri, hingga tidak akan mengalami mahalnya harga pupuk dan pakan ternak akibat kelangkaan.

Selain itu kerja sama juga dilakukan dengan PT Transaksi Digital Sejahtera dan  PT Asia Pelangi untuk mengembangkan digitalisasi dan teknologi informasi.

Selain itu terdapat sentra-sentra peternakan, dengan salah satu target menyediakan kebutuhan kambing untuk kurban, aqiqah, Haji, Umroh dan konsumsi sendiri.  Sebagai catatan saat ini kebutuhan kambing se Indonesia per tahun 27 juta ekor belum terpenuhi.

Garis besarnya, KSPPS BMT BUS mempunyai pabrik yang berada di sektor hilir dan mendukung pertanian serta peternakan di sektor hulu, serta jaringan toko modern tempat anggota berbelanja dan menjual produknya.

“Kami sudah menyiapkan koperasi konsumen untuk mendukung rencana kemandirian ini,” tutup Yazid.

RAT ini dihadiri oleh Deputi Bidang Perkoperasian Ahmad Zabadi yang mewakili Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Kepala Dinas Koperasi Jawa Tengah dan sejumlah pejabat lainnya (Irvan).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate