hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Promosi dan Pasarkan Produk Bersama, Pelaku UKM Banda Aceh Dirikan Koperasi

BANDA ACEH—Sejak Desember 2019 Edi Sandra Sahputra dan bersama kawan-kawannya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Banda Aceh, menyadari bahwa kalau bersama-sama akan lebih kokoh dibandingkan kalau berjalan sendiri-sendiri.

Menurut Edi, awalnya gerakan itu semacam paguyuban bertujuan penguatan dan pengembangan usaha. Sebanyak 35 pelaku UMKM Aceh bergabung.

“Kami melakukan proses belajar bersama. Ini membuat kita melakukan banyak kegiatan bersama, sepanjang 2020.  Walaupun dalam kondisi pendemi. Kita selalu terhubung dengan menggunakan fasilitas Whatsapp Grup dan kadang-kadang menggunakan zoom sebagai media komunikasi,” ujar Edi kepada Peluang melalui Whatsapp, Senin (15/3/21).

Namun akhirnya, mereka merasa memerlukan wadah yang lebih kuat untuk bergerak, badan itulah koperasi. Akhirnya pada akhir  2020,  mereka  memutuskan untuk membuat suatu koperasi pemasaran yang merupakan solusi dari permasalahan-permasalahan secara bersama.

Wujudnya pada 21 Januari 2021, berdiri Koperasi Industri Tanyoe Aceh (KITA) bersama 20 temannya, yang semuanya memiliki produk unggulan.

Pada awal pendirian, modal dalam bentuk simpanan pokok diputuskan sebesar Rp500 ribu per anggota dan simpanan wajib Rp30 ribu per bulan.  Tujuannya agar semua anggota yang memang masih usaha mikro dapat bergabung dalam koperasi.

Koperasi ini berlokasi di Jalan Rama Setia Desa Deah Glumpang Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, Provinsi DI Aceh.

Mereka mengikuti berbagai kegiatan, di antaranya  Festival Kopi Kutaraja 2021 yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Aceh. Dalam  acara ini KITA membuka stand untuk penjualan produk.

Para anggota  berkesempatan melakukan demo masakan khas Aceh oleh anggota KITA  yaitu demo pembuatan kue “karah” dan demo masak mie aceh

“Saat ini kendala yang dihadapi adalah kapasitas dari anggota dan produknya sehingga mempengaruhi pemasaran produk,” tambah pria yang terpilih menjadi Ketua KITA.

Untuk mengatasinya KITA selalu melakukan belajar bersama dan juga melakukan kerja sama dengan banyak pihak seperti dinas koperasi dan juga dinas lainnya di bawah Pemda Aceh.  

Mereka juga melakukan kerja sama dengan pihak, misalnya hari ini kami melakukan kegiatan pelatihan fotografi produk kerja sama dengan Rumbiafood.

Sementara Sekretaris KITA Dian Tamara Nasution menyampaikan bahwa dengan berkoperasi, promosi UKM lebih mudah, bisa mengikuti berbagai pameran  dan jangakauan pemasaran bisa lebih luas.

“Produk usaha saya olahan kepiting lunak punya peluang masuk ke ke restoran hingga hotel-hotel, seperti halnya pelaku usaha serupa di Medan dan Jakarta, “ tutupnya (Van).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate