JAKARTA—-Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat mencatat hingga 9 Desember 2019, pembangunan program sejuta rumah telah mencapai angka 1.218.927 unit rumah.
Berdasarkan capaian tersebut, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Eko D. Heripoerwanto yakin rumah yang dibangun menyentuh angka 1.250.000 akhir 2019.
“Kami memberi apresiasi terhadap stakeholder dan pengembang yang memberikan konstribusi dalam mewujudkan program sejuta rumah,” ujar Eko, saat memberikan sambutan HUT KPR Bank BTN, di Jakarta, Selasa (10/12/19).
Secara rinci, rumah yang terbangun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mencapai 906.236 unit rumah dan untuk rumah non MBR mencapai 312.691 unit rumah.
“Target kami sudah terlampaui di mana Target MBR 70% terealisasi sampai 74% dan Non MBR target 30% realisasi 26%,” ungkap Eko.
Lanjut dia, mendatang pemerintah akan menyusun data kekurangan rumah (backlog) dan pengembangan kawasan. Dari data ini pemerintah merumuskan dan mengidentifikasi pembangunan perumahan dan lahan, serta menyederhanakan perijinan dan perbaikan rumah.
“Pemerintah juga mendorong
Pemerintah Daerah mengalokasikan anggarannya untuk perumahan MBR,” tutup Eko.








