hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

Pratikno: Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan 143 Juta Orang

Pratikno
Menko PMK Pratikno/Dok. Peluang News-Hawa

PeluangNews, Jakarta – Pemerintah menargetkan pelaksanaan arus mudik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 1447/2026 Masehi dapat berjalan aman, nyaman, lancar, dan selamat.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan

Target tersebut disampaikan Pratikno
saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Arus Mudik Lebaran 2026 sekaligus melakukan peninjauan kesiapan layanan di Dermaga Eksekutif Pelabuhan ASDP Merak, Banten, dikutip (14/3/2026).

“Ada perkiraan mudik tahun ini berdasarkan survei Kemenhub lebih dari 143 juta. Biasanya survei Kemenhub di lapangan lebih tinggi,” kata Pratikno.

Menurut hasil survei Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai lebih dari 143 juta orang. Angka ini berpotensi lebih tinggi saat pelaksanaan di lapangan.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dan arus balik pada 29 Maret 2026. Meski begitu, pemerintah berharap pergerakan masyarakat dapat tersebar lebih merata pada beberapa hari sehingga tidak menumpuk pada tanggal tertentu.

Dikatakan, periode mudik tahun ini memiliki rentang waktu yang relatif panjang. Hal tersebut dipengaruhi oleh rangkaian akhir pekan, kebijakan Flexible Work Arrangement (FWA) bagi Aparatur Sipil Negara, cuti bersama, perayaan Hari Raya Nyepi, Hari Raya Idulfitri, hingga kembali diterapkannya FWA setelah Lebaran.

Berbagai inovasi telah disiapkan pemerintah untuk mendukung kelancaran mudik tahun ini, termasuk peningkatan koordinasi antarinstansi serta berbagai langkah antisipatif terhadap potensi kendala di lapangan.

“Semua pihak sudah siap. Banyak inovasi yang dimunculkan tahun ini. Tahun lalu kepuasannya sangat tinggi, kita harapkan lebih tinggi lagi untuk tahun ini,” ucapnya

Dia menambahkan bahwa pemerintah tetap mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi kelancaran arus mudik, termasuk faktor cuaca maupun kondisi yang tidak terduga lainnya.

Kelancaran arus mudik dan arus balik membutuhkan kerja sama seluruh pihak, baik pemerintah, petugas di lapangan, maupun masyarakat sebagai pengguna layanan transportasi.

“Kita mengharapkan semua pihak sinergi. Semua pihak bekerja responsif melayani secara ramah dan kami harapkan semua masyarakat untuk selalu mengikuti pemberitaan dan arahan dari petugas. Ini adalah kerja kita bersama supaya mudik dan arus balik berjalan aman, nyaman, lancar, dan selamat,” pungkas mantan Mensesneg era Presiden Joko Widodo itu. []

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate