
PeluangNews, Padang Pariaman – Pascabencana alam melanda Sumatera Barat, kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat adalah air bersih. Menjawab hal itu, PLN Nusantara Power (PLN NP) bersama Polda Sumatera Barat resmi meresmikan fasilitas air bersih di Korong Surantiah Palak Pisang, Nagari Sungai Buluh Utara, Kecamatan Batang Anai, beberapa waktu lalu.
Direktur Utama PLN NP, Ruly, menekankan bahwa program ini bukan sekadar bantuan sementara, melainkan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.
“PLN Nusantara Power tidak hanya menjaga pasokan energi nasional, tetapi juga hadir mendukung pemulihan sosial masyarakat. Penyediaan fasilitas air bersih ini kami harapkan membantu warga bangkit lebih cepat dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan layak,” ujar Ruly.
Fasilitas yang dibangun berupa sumur bor berkelanjutan yang menjamin akses air bersih untuk kebutuhan konsumsi dan sanitasi. Selain itu, PLN NP juga menyalurkan bantuan sembako untuk membantu warga selama masa pemulihan.
Yang menarik, keberadaan air bersih ini juga memiliki manfaat psikologis, terutama bagi anak-anak korban bencana. “Air bersih ini tidak hanya untuk mandi dan konsumsi. Anak-anak bisa kembali bermain air dan menikmati keceriaan mereka, bagian dari program trauma healing yang efektif,” tambah Ruly.
Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, mengapresiasi kolaborasi PLN NP dan Polda Sumbar. “Penanganan pascabencana membutuhkan peran bersama. Kehadiran fasilitas air bersih sangat penting, dan kerja sama lintas institusi seperti ini harus terus diperkuat,” papar Solihin.
Hadir pula Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, yang menyambut baik kontribusi PLN NP dan Polda Sumbar. Kehadiran pemerintah daerah juga memastikan keberlanjutan pemanfaatan fasilitas air bersih bagi warga.
Dengan inisiatif ini, PLN Nusantara Power menegaskan perannya bukan hanya sebagai penyedia energi, tapi juga mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam program kemanusiaan dan pemulihan sosial. Sumur bor pascabencana ini menjadi simbol nyata bahwa bantuan cepat dan berkelanjutan dapat mengubah hidup warga terdampak – mulai dari kebutuhan dasar hingga keceriaan anak-anak.








