hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

Platform Pantau Jalur Mudik, 1.351 CCTV Siap Awasi Lalu Lintas Secara Real Time

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan platform digital pemantauan arus mudik Lebaran 2026 yang dapat diakses masyarakat melalui laman mudik.pu.go.id.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan platform digital pemantauan arus mudik Lebaran 2026 yang dapat diakses masyarakat melalui laman mudik.pu.go.id.

PeluangNews, Jakarta-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan platform digital pemantauan arus mudik Lebaran 2026 yang dapat diakses masyarakat melalui laman mudik.pu.go.id.

Melalui platform ini, masyarakat dapat memantau kondisi lalu lintas di berbagai ruas jalan secara langsung melalui ribuan kamera pengawas yang tersebar di jalur tol dan jalan nasional.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan platform tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat memperoleh informasi terkini mengenai kondisi jalur mudik sehingga perjalanan dapat direncanakan dengan lebih baik.

“Melalui platform ini masyarakat dapat memantau kondisi jalan secara real time. Di dalamnya tersedia akses pemantauan CCTV yang tersebar di berbagai ruas jalan sehingga masyarakat bisa mengetahui kondisi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan,” ujar Dody.

Melalui platform tersebut, pemudik dapat mengakses 1.351 titik CCTV yang tersebar di berbagai wilayah. Rinciannya meliputi 1.270 CCTV di jaringan jalan tol, 41 CCTV di jalan nasional non-tol, serta 40 CCTV milik Kementerian Perhubungan yang telah terintegrasi dalam sistem informasi mudik.

Selain menyediakan pemantauan visual lalu lintas, platform ini juga dilengkapi berbagai fitur informasi jalur mudik. Mulai dari peta jaringan jalan nasional, kondisi jalan dan jembatan, lokasi posko mudik, hingga titik rawan seperti kemacetan, banjir, kecelakaan, dan longsor.

Kementerian PU juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan di jalur mudik melalui Disaster Relief Unit (DRU) yang ditempatkan di sejumlah titik rawan bencana. Unit ini dilengkapi alat berat, material, serta tim teknis yang siap dikerahkan apabila terjadi longsor, banjir, maupun kerusakan jalan yang dapat menghambat arus kendaraan.

Selain itu, posko dan tim tanggap darurat juga disiagakan di sejumlah lokasi strategis guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Data Kementerian PU menunjukkan panjang jalan nasional non-tol di Indonesia mencapai 47.603 kilometer dengan tingkat kemantapan 93,5 persen. Sementara itu, jaringan jalan tol nasional telah mencapai sekitar 3.115 kilometer yang turut memperkuat konektivitas antarwilayah di Tanah Air.

Dody menambahkan, di era digital saat ini kecepatan akses informasi menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, khususnya pada masa mobilitas tinggi seperti mudik Lebaran.

“Di era sekarang, informasi yang cepat sering kali sama pentingnya dengan kesiapan infrastruktur itu sendiri. Karena itu kami menghadirkan platform informasi ini agar masyarakat dapat memantau kondisi jalur mudik secara langsung,” kata Dody.

Kementerian PU berharap kehadiran platform tersebut dapat membantu masyarakat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman serta mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate