JAKARTA—Menteri Koordinator bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menyampaikan pemerintah sedang mempersiapkan bantuan beras Bulog sebanyak 10 kg per keluarga.
Kebijakan ini untuk mendukung perluasan wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ke daerah di luar Pulau Jawa-Bali.
Sasaran pembagian ini berlaku untuk 20 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST).
“Bantuan ini untuk 10 juta KPM yang menerima PKH dan 10 juta KPM menerima BST. Jadi pemerintah menyiapkan beras 10 kg untuk 20 juta KPM. SaatIni sedang dalam proses di Bulog dan Kementerian Keuangan,” kata Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers secara virtual, Jumat (9/7/21).
Lanjut Airlangga juga mendorong Kementerian Koperasi dan UMKM untuk segera mendistribusikan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) sebesar Rp1,2 juta untuk 3 juta para pelaku UMKM.
BPUM diutamakan di daerah-daerah yang dilaksanakan PPKM Darurat. Program ini akan segera disiapkan Kementerian Koperasi dan UMKM.
Pemerintah juga mendorong dukungan lain untuk PPKM Darurat ini. Antara lain, pemerintah sudah mempunyai alokasi yang dimasukkan dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Sebagai catatan saat ini, Pemerintah telah menetapkan 15 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa dan Bali untuk menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Kabupaten/Kota yang akan menerapkan PPKM Darurat adalah Kota Tanjung Pinang, Singkawang, Padang, Padangpanjang, Bukittinggi, Balikpapan, Bontang, Bandarlampung, Pontianak, Manokwari, Sorong, Mataram, Medang dan Kota Batam.








