PALU—KSP Kopdit Pintu Air membidik Kota Palu sebagai target ekspansi. Pada sosialisasi pertama yang telah digelar sejak Maret lalu telah mendapatkan 33 anggota baru.
Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/4/21), KSP Pintu Air mengungkapkan sosialisasi sesi kedua di Kota Palu digelar pada 17 April. Kehadiran tim sosialisasi dari kantor pusat mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Tim ini terdiri dari Humas KSP Kopdit Pintu Air Vinsensius Deo, Ketua Komite Cabang Akkareso Makassar Petrus Simon dan Administrasi Umum Cabang Akkareso Makkasar Catarina Du’a Nurak. Mereka Bertemu salah satu tokoh muda diaspora NTT di Palu bernama Didimus Dadi yang telah menjadi penghubung antara masyarakat kota Palu dan Tim sosialisasi.
Pria karib disapa Carlos memberikan akses 8 titik yang siap menerima sosialisasi yang berada di Kota Palu dan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Adapun kelompok yang disasar tim Pintu Air yakni warga lintas etnis, peguyuban komunitas diaspora NTT, kelompok tani ternak dan juga pihak gereja di Palu yang secara sukarela meminta untuk dipaparkan profil Pintu Air.
Dari 8 titik sosialisasi yang dilakukan, tim Pintu Air mampu merekrut 73 anggota baru yang saat ini sudah bergabung menjadi anggota KSP Kopdit Pintu Air
Selain menjalaskan tentang keunggulan produk-produk simpan pinjam KSP Kopdit Pintu Air kepada masyarakat, tim sosialisasi yang di pimpin oleh Humas KSP Kopdit Pintu Air Vinsensius Deo pun bersilaturahmi dengan Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid di ruang kerjanya untuk berdiskusi dan meminta dukungan.
Dalam silaturahminya Tim sosialisasi sempat memaparkan profil Kopdit Pintu Air dan memohon izin serta dukungan pemerintah atas kehadiran lembaga pemberdayaan ekonomi itu kepada orang nomor satu di Kota Palu.
Wali Kota mengapresiasi hadirnya KSP Kopdit Pintu Air di Kota Palu serta berharap lembaga tersebut dapat berpartisipasi aktif untuk mendorong peningkatan ekonomi warga Palu melalui akses permodalan dan pembiayaan kredit berbunga murah bagi warga kotannya.
“Pemerintah prinsipnya mendorong semuia jenis investasi yang masuk entah besar ataupun kecil. Kami membuka ruang, mari berinvestasi asal tetap sesuai aturan perundang–undangan,” ujar Hadiyanto (Nivan)





