hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Pintar Asia Beach, Destinasi Wisata Baru Nan Eksotik

Berkunjung ke pantai yang berjarak 8 km dari Kota Maumere ini dijamin ketagihan. Panorama yang indah didukung sarana memadai. Wisata pantai memang jadi daya tarik kota ini.

Sektor pariwisata merupakan salah satu bidang usaha yang memiliki prospek menjanjikan sebagai penopang pertumbuhan ekonomi. Terlebih Indonesia memiliki sumber daya melimpah yang sangat potensial untuk dikembangkan. Seperti daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terkenal dengan panorama alamnya yang eksotik dan kearifan lokal lain.

Pintar Asia Beach, lahan milik KSP Kopdit Pintu Air yang dikelola anak perusahannya PT Pintar Asia Resort merupakan salah satu destinasi wisata baru yang wajib dikunjungi. Wisata pantai berlokasi di Nubat Wailiti, Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka NTT yang berjarak 8 km dari Kota Maumere ini menawarkan suasana nyaman dan indah serta didukung dengan fasilitas memadai.

Yoss G. Pareira, Direktur PT Pintar Asia Resort mengatakan, wisata merupakan salah satu kebutuhan manusia yang perlu dipenuhi. Oleh karena itu, pihaknya memfasilitasi hal tersebut. “Wisata merupakan kegiatan yang selalu dibutuhkan manusia yang berhubungan dengan kepuasan bathiniah agar suasana hati tetap bahagia,” ungkap Yoss.

Rencana ke depan, Pintar Asia Beach akan menyediakan berbagai sarana wisata seperti waterboom, wisata taman laut, permainan anak-anak, motor ATV, tempat belanja buah-buahan yang indah.

Pantai ini juga menyuguhkan aneka keindahan sejauh mata memandang. Dari lopo-lopo, pengunjung dengan leluasa memandang eksotisnya keindahan Teluk Maumere dengan beberapa pulau seperti Pulau Besar, Pulau Pemana dan Permaan, serta panorama alam lainnya.

Pesona keindahan di tempat wisata yang baru diresmikan pada 28 Oktober 2020 itu menjadi magnet bagi wisatawan. Ini dibuktikan dengan jumlah pengunjung yang cenderung meningkat, terutama pada saat hari libur atau akhir pekan. 

Letaknya yang strategis dekat dengan kota Maumere membuat wisatawan mudah untuk menjangkau destinasi baru tersebut. Selain itu, tiket masuknya juga cukup ramah sehingga pengunjung tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

Yoss menambahkan, untuk meningkatkan jumlah pengunjung pihaknya terus berbenah dengan menambah sejumlah fasilitas untuk meningkatkan kenyamanan. Saat ini ada 21 gazebo atau lopo dari sebelumnya hanya 8 buah sebagai tempat kongkow-kongkow wisatawan sembari menikmati deburan ombak. “Fasilitas terus kami tambah agar wisatawan semakin nyaman dan bisa kembali berkunjung dikemudian hari,” ujar Yoss.

Gazebo-gazebo yang terbuat dari kayu itu juga dilengkapi dengan fasilitas listrik, tempat memanggang ikan dan free wifi. Sehingga wisatawan tetap bisa berselancar di dunia maya sambil menikmati semilir angin pantai. Pintar Asia Beach juga memiliki satu restoran yang representatif untuk acara makan bersama.

Selain itu, untuk memastikan ketersediaan pasokan air bersih pengelola juga telah menambah satu buah sumur bor dan daya listrik yang besar untuk pemakaian area 6 Ha dan 1 buah genset sebagai cadangan listrik. Dengan dukungan induk perusahaan, pengelola juga telah membangun satu gedung kantor di Kawasan pantai, satu unit motor dan satu unit kendaraan pickup untuk operasional kebersihan tempat wisata.

Kehadiran destinasi Pintar Asia Beach tidak terlepas dari peran Yakobus Jano selaku Ketua Kopdit Pintu Air. Ceritanya, pada 14 Oktober 2020 di Kantor Gubernur NTT Kupang, Beliau meminta kesediaan Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat untuk membuka acara peluncuran perdana produk Minyak Kelapa Pintu Air (salah satu hasil usaha anak usaha sektor riil juga dari KSP Kopdit Pintu Air) pada Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020 di Maumere.

Selanjutnya, permintaan itu disetujui Gubernur, yang sekaligus ingin melihat tempat wisata. Merespons hal tersebut, Yoss dan jajarannya menyulap lahan kebun kelapa milik Kopdit Pintu Air menjadi tempat wisata yang representatif untuk turut dikunjungi Gubernur. Sebab, selama ini Gubernur NTT sangat peduli dengan pembangunan pariwisata di wilayahnya.

Ke depan, kata Yoss, pihaknya sudah memiliki rencana strategis untuk meningkatkan arus kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Rencana tersebut antara lain akan menyediakan sarana dan fasilitas wisata bersertifikasi halal. “Kami terus mengembangkan sarana dan prasarana serta SDM dan digitalisasi agar semakin banyak orang yang berkunjung ke Pintar Asia Beach,” pungkasnya.  (Kur)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate