
PeluangNews, Jakarta – Pertamina terus tancap gas mendorong UMKM naik kelas. Lewat pembinaan dan akses pasar yang luas, produk lokal dari Indramayu kini mulai menembus pasar internasional—dari Australia hingga Hong Kong.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, dalam keterangan persnya, Sabtu (28/3/2026), menyampaikan bahwa pembinaan UMKM dilakukan secara berkelanjutan di seluruh Indonesia. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan akses pasar, seperti keikutsertaan dalam pameran, fasilitas display produk, temu bisnis, hingga penguatan jejaring antar-UMKM.
Menurutnya, UMKM memiliki peran strategis sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Karena itu, sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen mendorong pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pasar, serta mencapai kemandirian usaha yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu contoh konkret pemberdayaan tersebut terlihat melalui kehadiran Teras Balongan di Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Pusat oleh-oleh ini menjadi wadah bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk unggulan khas daerah.
Baca Juga: Di Grand Prix of Indonesia, UMKM Pertamina Raup Rp689,6 Juta
Beragam produk khas Indramayu yang dihasilkan UMKM binaan Pertamina dipasarkan di sana, mulai dari batik dan tenun hingga aneka olahan pangan pesisir seperti rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, dan kerupuk nasi.
Ketua UMKM Teras Balongan, Mahani, menjelaskan bahwa karakter produk mereka kuat pada cita rasa terasi yang menjadi identitas wilayah pesisir. Bahkan, sejumlah produk tersebut telah menembus pasar internasional secara tidak langsung.
“Rengginang kami pernah sampai ke Australia, juga ke Taiwan dan Hong Kong melalui teman-teman yang bekerja di sana,” ungkapnya.
Teras Balongan yang diresmikan pada 2025 kini menjadi rumah bagi 22 pelaku UMKM di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan. Keberadaannya tidak hanya memperkuat pemasaran produk lokal, tetapi juga membuka peluang ekspansi pasar hingga ke mancanegara.
Selain itu, Pertamina juga terus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui program pembinaan seperti UMK Academy. Program ini memberikan pelatihan komprehensif, mulai dari manajemen usaha hingga pemasaran digital, guna memperkuat daya saing UMKM di era ekonomi modern. (RO/Aji)








