hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Perkuat Sirkuit Ekonomi, Siap Menggebrak di 2022

Sikap optimis diusung Koperasi BMI pada tahun depan yang akan mengoperasionalkan Koperasi Jasa & Perumahan Benteng Mandiri Indonesia, menambah kantor cabang Kopsyah BMI, mendirikan Kawasan BMI dan menggenjot Program Wakaf serta pertumbuhan aset Kopsyah BMI menjadi Rp1,3 triliun.

Koperasi BMI sebagai salah satu koperasi besar telah menyusun sejumlah program untuk menggenjot pertumbuhan usaha sekaligus memperdalam penetrasi pasar. Program-program tersebut disusun dalam Rapat Kerja Rencana Kerja- Rencana Anggaran Pendapatan Dan Belanja (Rapat Kerja RK-RAPB) Tahun 2022 yang digelar di Garut, Jawa Barat, akhir November lalu.

Acara yang dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat teras Koperasi BMI itu dibuka secara resmi oleh Bagus Rachman, Asdep Pengembangan dan Pembaruan Perkoperasian Kemenkop UKM. Dalam sambutannya Bagus mengatakan, forum RK-RAPB sangat bagus karena itu merupakan kewajiban koperasi sebagai suatu entitas bisnis. “Raker ini menjadi momentum untuk menilai pencapaian pada 2021 dan merencanakan target pada 2022,” ujar Bagus.

Dari laporan yang diterima, kata Bagus, ia mengapresiasi perkembangan usaha dan pertumbuhan jumlah anggota Koperasi BMI di tengah pandemi COVID-19. Berbasis Model BMI Syariah yang sudah teruji, pengembangan usaha yang akan dilakukan semakin memperkuat sirkuit ekonomi sesuai dengan harapan pemerintah.

Bagus menambahkan, dengan jumlah anggota lebih dari 196 ribu dan akan ditargetkan sebanyak 280 ribu pada tahun depan, juga akan terus menambah jumlah anggota Kopmen dan Koperasi Jasa & Perumahan, ia menyarankan agar BMI menyusun database profiling anggota. Profiling antara lain mengenai jenis usaha, omzet, dan sebaran anggota. “Profiling ini berguna sebagai salah satu bahan untuk mengambil kebijakan seperti peluncuran produk baru,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kamaruddin Batubara, biasa disapa Kambara, Presiden Direktur Koperasi BMI mengatakan, RK-RAPB merupakan agenda rutin tahunan untuk mengukur kemajuan yang telah dicapai pada tahun berjalan dan memproyeksikan bisnis pada tahun berikutnya. “Kami sudah menyiapkan sejumlah agenda besar pada 2022 untuk membawa BMI semakin berkembang,” ujar Kambara.

Pada 2022, BMI akan memperluas kepak sayap usahanya dengan mengoperasionalkan Koperasi Jasa & Perumahan Benteng Mandiri Indonesia. Koperasi baru itu akan fokus pada usaha jasa konstruksi; tour & travel; diklat; bengkel; IT dan Mekanikal dan Elektrikal Kehadiran Koperasi Jasa & Perumahan itu melengkapi koperasi eksisting yaitu Kopsyah Benteng Mikro Indonesia, Kopmen Benteng Muamalah Indonesia, dan Koperasi Benteng Madani Indonesia.

Selain itu, Kopsyah BMI menargetkan penambahan 23 kantor cabang baru di teritorial Jawa Barat sehingga totalnya menjadi 100 cabang di akhir 2022. Untuk Kopmen dan Koperasi Jasa akan meluncurkan produk dan layanan baru. Sementara untuk Koperasi Sekunder akan difungsikan sebagai pengendali operasional, keuangan, SDM, manajemen dan linkage.

“Rencana-rencana yang disusun tersebut merupakan ikhtiar untuk mempertegas peran BMI sebagai koperasi yang berkhidmat dalam  membangun ekonomi rakyat untuk pemerataan yang berkeadilan,” pungkas Kambara.  (Kur)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate