
PeluangNews, Jakarta — PT Jasa Marga kembali melakukan pemeliharaan jalan di Ruas Tol Jakarta–Tangerang guna meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Pekerjaan rekonstruksi rigid tersebut akan berlangsung selama sepekan, mulai 1 hingga 8 April 2026, dengan penutupan lajur secara bertahap di sejumlah titik.
Pemeliharaan dilakukan oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) sebagai bagian dari upaya menjaga Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol serta meningkatkan kualitas infrastruktur di salah satu ruas tersibuk di wilayah Jabodetabek.
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti R., mengatakan pekerjaan ini penting dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Pekerjaan rekonstruksi rigid dilakukan guna meningkatkan kualitas infrastruktur jalan serta kenyamanan berkendara, sekaligus mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal jalan tol,” ujar Ginanjar dalam keterangan resminya, Selasa (31/3).
Pekerjaan dilakukan di sejumlah titik pada arah Tangerang maupun arah Jakarta, termasuk di sekitar KM 15 hingga KM 17 untuk arah Tangerang, serta KM 24 hingga KM 25 untuk arah Jakarta. Selain itu, pekerjaan juga dilakukan di akses keluar-masuk Karawaci 2 dan Karang Tengah.
Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi area perbaikan tidak dapat dilintasi sementara waktu. Namun, Jasa Marga memastikan lajur lain tetap dapat digunakan sehingga lalu lintas tetap berjalan.
Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Panji Satriya, mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu dan rute perjalanan agar perjalanan tetap lancar,” pungkas Panji.








