DEMAK—Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan realisasi penyaluran KUR sejak 2015 sampai dengan Februari 2019 menebus Rp356,5 triliun dengan 14,7 juta debitur.
Untuk Januari hingga Februari 2019 penyaluran KUR mencapai Rp23,1 triliun dari target total Rp139,01 triliun atau 17 persen dari target. Realisasi penyaluran KUR tersebut diberikan kepada 841 debitur.
Hal tersebut dikemukakan Darmin saat melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Morodemak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (24/3/2019).
‘KUR yang disalurkan pemerintah memiliki tingkat bunga 7%, sesuai dengan arahan Presiden yang menginginkan para pelaku usaha kecil tidak terbebani saat mendapat pinjaman untuk mengembangkan usahanya,” ujar Darmin dalam keterangan resminya.
Menko Ekonomi juga mengungkapkan pemerintah mengembangkan jenis KUR untuk rakyat, salah satunya seperti KUR Perikanan Rakyat ini. Hingga Februari 2019, realisasi penyaluran KUR sektor perikanan di tingkat nasional mencapai Rp 5,2 triliun kepada 220.000 debitur.
Pada tahun ini pemerintah menetapkan target penyaluran KUR Rp139,01 triliun. Adapun, realisasi penyaluran KUR periode 1 Januari sampai 28 Februari adalah Rp23,1 triliun dan diberikan kepada 841 ribu debitur.Darmin menyatakan, pada 2019, pemerintah menargetkan 60% KUR disalurkan ke sektor produksi.
Adapun KUR yang disalurkan di Pelabuhan Morodemak mencapai Rp72,2 miliar kepada 2.122 debitur. Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu pun meminta perbankan bisa mengakselerasi penyaluran KUR.
“Saya juga meminta bank untuk mempercepat penggunaan kartu dalam penarikan KUR sesuai dengan kebutuhan debitur,” katanya.








