Jakarta — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memperkirakan konsumsi BBM jenis Pertalite akan melonjak hingga 14 persen saat arus mudik Lebaran tahun ini. Kenaikan tersebut bakal terjadi sejak H-7 Hari Raya Idulfitri 2022.
Pernyataan tersebut diberikannya pasca melakukan sidak ke dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di rest area Km 62B Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dan rest area Km 97 Jalan Tol Cipularang.
“Lonjakannya kita perkirakan bisa 12-14 persen untuk Pertalite. Kita siapkan dari H-7,” ujar Arifin, Kamis (21/04/2022)
Persediaan BBM yang dimiliki Pertamina saat ini tercatat Premium 18,2 hari, Pertalite 7,5 hari, Pertamax 17,2 hari, Pertamax Turbo 40,7 hari, Solar 11,8 hari, Dexlite 0,2 hari, dan Pertamina Dex 8,4 hari.
Pertamina memproyeksikan penjualan BBM Pertamax mengalami peningkatan yang paling tinggi dibanding Pertalite yakni sekitar 14,8 persen. Sedangkan penjualan Pertalite diprediksi naik hanya 1,2 persen.
Untuk ketersediaan selama musim Mudik, Arifin khususnya meminta kepastian stok Pertalite dan Solar sebagai dua jenis BBM paling banyak dikonsumsi.
“Kita minta Pertamina untuk bisa mengisi tangki-tangki ini semaksimal mungkin. Persiapan menjelang hari mudik dan hari kembali mudik,” kata dia.
Selain itu, Menteri Arifin juga meminta petugas-petugas di SPBU untuk meningkatkan kecepatan pengisiannya. Sehingga tidak menyebabkan antrian panjang selama masa mudik Lebaran.
“Tadi kita lihat di sini panjang sskali antriannya. Untuk itu memang harus dilakukan ekstra kerja, bagaimana bisa mempercepat dan memanfaatkan layout untuk kendaraan yang besar-besar. Ke depan perlu kita evaluasi,” tuturnya.





