PeluangNews, Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, merealisasikan anggaran lebih dari Rp60 miliar untuk pembangunan di Kecamatan Muaragembong pada tahun anggaran 2026. Kebijakan ini menjadi bentuk perhatian serius pemerintah daerah dalam mendorong percepatan dan pemerataan pembangunan di wilayah utara Kabupaten Bekasi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Dwy Sigit Andrian, mengatakan Muaragembong menjadi kecamatan dengan alokasi anggaran terbesar dibandingkan wilayah lainnya pada 2026.
“Untuk wilayah Kecamatan Muaragembong di tahun 2026 ini mendapat alokasi terbesar dibandingkan kecamatan lain, dengan anggaran mencapai Rp60 miliar lebih khusus untuk Muaragembong,” ujarnya di Cikarang, Rabu.
Fokus Infrastruktur dan Pengembangan Potensi Wisata Bahari
Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan utama, pembangunan empat titik jembatan, penerangan jalan umum (PJU), jalan lingkungan, hingga sarana olahraga di empat sekolah.
Menurut Sigit, penguatan infrastruktur ini menjadi langkah strategis agar Muaragembong dapat sejajar dengan kecamatan lain, khususnya wilayah selatan Bekasi yang berkembang pesat.
“Kita optimalkan pembangunan supaya ke depan Muaragembong bisa berkembang seperti wilayah selatan. Mungkin bukan dari sektor industri, tetapi bisa melalui pengembangan wisata bahari,” katanya.
Berdasarkan data perencanaan realisasi pembangunan 2026, terdapat sekitar 18 hingga 20 titik kegiatan yang akan direalisasikan di enam desa se-Kecamatan Muaragembong.
Dorong Kolaborasi dan Partisipasi Masyarakat
Pemkab Bekasi juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan proyek pembangunan agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Selain itu, sektor swasta diharapkan turut berkontribusi dalam percepatan pembangunan.
“Diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong percepatan pembangunan. Jika hanya mengandalkan APBD, tentu tidak akan cukup,” ujar Sigit.
Baca Juga: Transjabodetabek B51 Cawang-Cikarang Mulai Beroperasi, Tempuh 108 Menit
Ia menambahkan, pihaknya bersama tim perencanaan telah menampung berbagai usulan pembangunan dari masyarakat untuk tahun anggaran 2027.
“Usulan-usulan sudah kami tampung, nanti akan kita bahas bersama tim agar sebanyak mungkin bisa terakomodasi pada 2027,” ucapnya.
Pemerataan Pembangunan Utara–Selatan Bekasi
Camat Muaragembong, Sukarmawan, menyambut baik alokasi anggaran tersebut dan berharap fokus pembangunan wilayah utara terus ditingkatkan guna menyeimbangkan laju pembangunan antara utara dan selatan Kabupaten Bekasi.
“Konsep pembangunan ini mengedepankan asas keadilan dan pemerataan, sehingga hasil pembangunan bisa dirasakan seluruh masyarakat, baik di wilayah utara maupun selatan,” katanya.
Ia juga berharap pembangunan fisik berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pendidikan.
“Kualitas pelajar dan mahasiswa harus diperhatikan. Harapannya, setelah menimba ilmu, mereka bisa kembali dan membangun Muaragembong,” ujarnya.
Dengan alokasi anggaran Rp60 miliar ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur Muaragembong sekaligus membuka peluang pengembangan potensi ekonomi baru berbasis wilayah pesisir. (Aji)





