hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

Pemerintah Siap Bangun Permanen Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

Pemerintah Siap Bangun Permanen Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
Pemerintah Siap Bangun Permanen Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi.

PeluangNews, Jakarta – Pemerintah bersiap meluncurkan pembangunan permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi Tahap II yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di 104 lokasi di seluruh Indonesia.

Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam pengentasan kemiskinan melalui pendidikan dengan memperluas akses pendidikan yang berkualitas, inklusif, adil, dan berpihak pada masyarakat rentan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang bangsa dalam menciptakan generasi masa depan yang berdaya saing.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Dody dalam keterangan resmi, Sabtu (10/1/2026).

Program Sekolah Rakyat Tahap II dirancang untuk menampung 112.320 siswa melalui penyediaan 3.744 rombongan belajar. Jumlah tersebut terdiri atas 1.872 rombel Sekolah Dasar, 936 rombel Sekolah Menengah Pertama, dan 936 rombel Sekolah Menengah Atas.

Setiap lokasi Sekolah Rakyat memiliki kapasitas 1.080 siswa dengan total 36 rombel. Rinciannya, 18 rombel SD untuk 540 siswa, sembilan rombel SMP untuk 270 siswa, dan sembilan rombel SMA untuk 270 siswa.

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II tersebar merata di berbagai wilayah Indonesia. Pulau Sumatera mendapatkan 26 lokasi, Pulau Jawa 40 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara masing-masing satu lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Kepulauan Maluku empat lokasi, serta Papua tiga lokasi. Setiap sekolah dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disediakan oleh pemerintah daerah.

Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep boarding school yang dilengkapi asrama bagi siswa SD, SMP, dan SMA. Fasilitas pendukung yang disediakan meliputi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan dan pusat pembelajaran digital, kantin dan dapur sehat, klinik kesehatan siswa, sarana olahraga, ruang kegiatan ekstrakurikuler, serta asrama guru dan pendamping. Area hijau dan lansekap juga disiapkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman.

Pelaksanaan konstruksi Tahap II merupakan kelanjutan dari Sekolah Rakyat Tahap I yang telah beroperasi pada Tahun Ajaran 2025/2026 sebanyak 166 sekolah. Pembangunan Tahap II ditargetkan rampung secara bertahap untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027.

Hingga 31 Desember 2025, progres pekerjaan fisik Sekolah Rakyat Tahap II telah mencapai 3,98 persen, mencakup pekerjaan awal konstruksi dan penyiapan infrastruktur dasar.

Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar keamanan, tata ruang, dan keberlanjutan lingkungan, Kementerian PU menetapkan sejumlah readiness criteria, antara lain sertifikat lahan, surat keterangan bebas sengketa, Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang, dokumen lingkungan, analisis dampak lalu lintas, serta Persetujuan Bangunan Gedung.

pasang iklan di sini
octa vaganza