hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi
Berita  

Pemerintah Putuskan Program MBG Disalurkan Lima Hari Kecuali Daerah 3T

Program MBG
Ilustrasi/Dok. Ist

PeluangNews, Jakarta – Pemerintah memutuskan kebijakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah disalurkan selama lima hari sekolah dalam sepekan, kecuali di daerah terdepan, terluar, tertinggal (3T) dan wilayah dengan prevalensi stunting tinggi.

Hal tersebut dalam rangka efisiensi anggaran program MBG yang berpotensi menghemat anggaran negara hingga Rp40 triliun per tahun.

“Pemberian MBG untuk daerah 3T dan risiko stunting tinggi dilakukan selama enam hari sekolah atau Senin sampai Sabtu. Ini langkah strategis memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari,” kata Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (29/3/2026).

BGN mengingatkan pentingnya pendataan yang cermat untuk menentukan daerah-daerah yang berhak menerima kebijakan khusus ini.

Data terbaru dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi acuan dalam menetapkan wilayah prioritas intervensi gizi, khususnya di wilayah timur Indonesia.

“Tim kami akan bekerja sama dengan dinas pendidikan dan kesehatan setempat untuk memastikan data akurat, sehingga MBG tepat sasaran,” ujarnya.

Pendataan ini mencakup jumlah sekolah, jumlah siswa, serta prevalensi stunting masing-masing wilayah. Provinsi di wilayah timur, Sumatra, dan Papua menjadi contoh daerah prioritas karena angka stunting yang masih tinggi.

“Integritas data sangat penting karena program ini menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Kami tidak ingin ada anak yang tertinggal dari pemenuhan gizi,” ujar Dadan.

BGN berharap seluruh anak sekolah, utamanya yang berada di daerah 3T dan rawan stunting tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup dan mendukung pertumbuhan optimal, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam menurunkan angka stunting di Indonesia. []

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate