
PeluangNews, Jakarta – Pemerintah pada 2026 ini berencana memberikan diskon untuk penerbangan hingga mencapai 16%. Pemberian diskon tiket pesawat juga dilakukan pada tahun lalu.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan rencana pemberian diskon penerbanga usai menghadiri kegiatan Indonesia Economic Summit di Shangri-La Hotel, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
“Tahun ini tidak ada diskon listrik, tidak ada. Sebagai gantinya, yang lain itu adalah kita berikan diskon penerbangan itu sampai sekitar 16%, antara lain PPN ditanggung pemerintah,” ujar Airlangga kepada wartawan.
Dia mengutarakan, diskon diberikan hanya untuk penerbangan kelas ekonomi dan domestik.
“PPN untuk tiket, tapi hanya kelas ekonomi dan domestik. Angkasa Pura, airport tax-nya akan kasih diskon 50%, kemudian avtur pun akan ada diskon,” ujar dia.
Airlangga menuturkan bahwa tidak hanya pada bidang penerbangan saja, diskon juga akan diberikan kereta api hingga jalan tol mencapai 20%.
“Selanjutnya untuk laut maupun kereta api diskonnya 30%. Kemudian juga akan ada diskon jalan tol sampai dengan 20%,” ucapnya.
Rencana pemerintah memberikan diskon penerbangan juga kepada transportasi lainnya, diperkirakan terkait dengan mudik hari raya Idulfitri.
Pada 2025 lalu, besaran diskon tiket pesawat saat Ramadan dan Idulfitri lebih dari 10%. Diskon harga tiket pesawat khusus penerbangan dalam negeri diterapkan selama dua pekan yakni seminggu sebelum dan sesudah Lebaran atau H-7 hingga H+7.
Airlangga, pada tahun lalu, menjelaskan bahwa diskon tiket pesawat selama Lebaran merupakan pemberian dari industri penerbangan.
Sedangkan pemerintah hanya berupaya untuk mendorong industri untuk menurunkan harga tiket pesawatnya. []








