hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Optimistis Bisnis tetap hijau di 2026

Pertumbuhan ekonomi yang diprediksi tetap aman di atas 5 persen memberi dorongan kuat bagi para pelaku ekonomi untuk melangkah tetap tegar di tahun 2026. Di tahun Kuda Api ini, pertumbuhan diprediksi tidak hanya bertumpu pada sektor industri pengolahan, barang tambang dan konsumsi, tetapi juga kian mengadalkan sektor investasi dan manufaktur yang memberi nilai tambah. Selain itu, pemerintah tampak konsisten mendorong transformasi ekonomi dari pengekspor bahan mentah menjadi bagian dari rantai nilai global, khususnya untuk komoditas seperti nikel, tembaga, dan sektor energi bersih.

Bagaimana dengan sektor koperasi? Berbincang dengan Peluang di kantornya, Ketua KMM Tumbur Naibaho optimistis iklim perkoperasian bakal lebih cerah di banding tahun 2025. Pasalnya, afirmasi yang kuat melalui pembentukkan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tak dapat dipungkiri telah ikut mendongkrak pamor koperasi semakin diperhitungkan oleh masyarakat.

“Kehadiran KDKMP merupakan momentum yang harus dapat kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk membangun citra perkoperasian, karenanya program pemerintah ini harus terus kita kawal agar mampu memenuhi harapan Presiden Prabowo Subianto, menjadikan koperasi sebagai mesin pertumbuhan ekonomi di pedesaan, ujarnya.

Bagaimana dengan persiapan KMM sendiri dalam menyongsong 2026. Sejumlah strategi pemasaran, kata tumbuh telah disiapkan, antara lain pengembangan produk yang lebih relevan dan bermafaat bagi kebutuhan anggota, di antaranya adalah produk simpanan khusus, yaitu Simpanan Berencana Modal Usaha Mandiri (SIMURI). Produk ini disiapkan bagi anggota yang dalam 10 tahun ke depan berniat sudah pensiun atau berhenti dari tempatnya bekerja karena ingin membuka usaha sendiri atau berwiraswasta. Persiapan yang terus digenjot adalah pengembangan teknologi informasi yang dapat mempercepat dan mempermudah layanan terhadap anggota.

Di awal 2026 ini KMM bakal terus meningkatkan layanan digital melalui pengembangan Makmur Mandiri Mobile.

Berbekal dengan sejumlah persiapan tersebut, KMM menarget tahun ini menambah jumlah operasional di 208 kantor cabang yang masing-masing dapat merekrut 1.000 anggota dan modal (saham pokok dan saham wajib) Rp2 miliar per kantor cabang. Anggota disasar tumbuh hingga 220.000 orang dan pencapaian aset Rp2,2 triliun.(Irm)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate