Prospek ekonomi di tahun ‘Macan Air’ diprediksi akan lebih baik dibanding dua tahun belakangan yang lunglai terimbas pandemi covid-19. KMM menyongsong optimisme 2022 melalui peluncuran aplikasi Makmur Mandiri Mobile, memacu produktivitas dan ekspansi Kantor Cabang, serta memperkuat permodalan.
KSP Makmur Mandiri (KMM) menunjukan sikap optimis memasuki 2022. Seiring dengan perekonomian yang berangsur pulih, koperasi besar berprestasi ini mematok pertumbuhan pada semua aspek operasional, finansial, dan kualitas layanan.
Tumbur Naibaho Ketua KMM mengatakan, 2022 merupakan tahun awal bagi KMM untuk berlari semakin kencang sesuai rencana kerja perusahaan lima tahun ke depan. Koperasi yang beranggotakan lebih dari 70 ribu orang anggota ini menargetkan aset sebesar Rp1,3 triliun pada tahun depan. Seperti diungkap Tumbur, KMM menyiapkan rencana jangka panjang yang harus dipenuhi untuk membawa koperasi ini semakin besar. Hingga akhir tahun ini saja, sambung Tumbur, aset KMM bakal mencapai Rp 1 triliun.
Lalu jurus ampuh apa yang disiapkan KMM di tahun 2022 ? Kuncinya, kata Tumbur, adalah tak henti berinovasi dalam pelayanan anggota. “Kiat sukses koperasi itu kuncinya ada pada partisipasi anggota, karenanya kami harus selalu melakukan inovasi agar berbagai kebutuhan anggota dapat terlayani,” ujar Tumbur. Maka, terhitung 1 Januari 2022 nanti, koperasi yang berkantor pusat di Kota Bekasi ini akan meluncurkan Makmur Mandiri Mobile untuk seluruh anggota. Aplikasi digital yang dapat diunduh di playstore itu sebelumnya telah diuji coba dan disosialisasikan di 170 kantor cabang dan hasilnya sukses. Oleh karenanya, aplikasi Makmur Mandiri Mobile akan diperluas penggunaannya untuk anggota.
Aplikasi Makmur Mandiri Mobile berbasis android ini memiliki sejumlah fitur yang akan memanjakan anggota dalam bertransaksi; antara lain transfer sesama anggota, cek saldo, penyetoran simpanan maupun pinjaman, permohonan pinjaman, pengajuan menjadi anggota, dan berbagai fitur menarik lainnya.
Melalui kemudahan layanan yang diberikan, diharapkan anggota dapat lebih nyaman dan loyal bersama koperasi. “Di era digital, koperasi perlu melakukan adaptasi dan memerhatikan kebutuhan anggota yang menginginkan layanan serba cepat, mudah, dan aman,” ujar tokoh koperasi berprestasi ini.
Gebrakan lain yang disiapkan KMM adalah membuat fleksibilitas simpanan wajib. Jika selama ini simpanan wajib dipukul rata bagi seluruh anggota sebesar Rp25 ribu perbulan, maka nantinya setiap anggota diberi kebebasan. Dengan begitu, jumlah simpanan wajib akan berbeda bagi setiap anggota, sesuai kemampuan dan pilihan masing-masing. Rencana ini akan berjalan setelah mendapatkan persetujuan dari anggota pada RAT tahun depan.
Fleksibilitas nilai simpanan itu diyakini dapat memperkuat permodalan koperasi. Pada sisi lain, nantinya setiap manajer cabang diberi target jumlah simpanan wajib ini dengan nominal tertentu. Selama ini, KMM belum mematok target untuk jumlah simpanan ini. Sementara untuk target penyaluran pinjaman akan tetap dilanjutkan agar setiap manajer kantor cabang termotivasi untuk memberikan yang terbaik.
Selain memperkuat permodalan dari simpanan anggota, Koperasi yang telah terjun ke sektor riil melalui anak perusahaan juga akan mengoptimalkan sumber pendanaan lain seperti dana pinjaman dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM. “KMM akan terus memperkuat permodalan untuk mendukung ekspansi usaha,” ujar Tumbur.
Seperti diketahui, KMM mendapatkan pinjaman sebesar Rp150 miliar dari LPDB pada pertengahan tahun lalu yang disalurkan dalam Pinjaman Modal Usaha Mandiri (MURI). Pinjaman itu dikhususkan untuk anggota yang terdampak pandemi COVID-19 agar usahanya dapat bangkit kembali. KMM telah melunasi seluruh pinjaman tersebut dan bersiap untuk mengajukan penambahan pembiayaan. Nilai pinjaman yang diajukan sebesar Rp50 miliar.
Pinjaman MURI dinilai sangat bermanfaat karena dapat digunakan oleh anggota terdampak untuk membangkitkan usaha dari hantaman pandemi. Menilik pandemi yang belum benar-benar usai, skema pinjaman ini masih dibutuhkan oleh anggota. Apalagi di segmen mikro kecil yang paling merasakan dampak dari pembatasan-pembatasan yang dilakukan untuk mencegah penularan virus corona.
Target KMM Tahun 2022
| Uraian | Nilai (Rp) |
| Aset | 1.300.000.000.000 |
| Modal | 290.000.000.000 |
| Pinjaman yang disalurkan | 1.200.000.000.000 |
| Simpanan Sukarela | 690.000.000.000 |
| Anggota (orang) | 120.000 |
Ekspansi Kantor Cabang
Agar semakin banyak anggota yang terlayani , KMM menjawab tuntutan itu dengan menambah jumlah kantor layanan di berbagai daerah. Karena itu ekspansi terus digenjot dimana hingga 2022 nanti KMM menargetkan adanya 180 kantro cabang di berbagai provinsi.
Program penambahan kantor cabang juga akan diikuti dengan perluasan jangkauan layanan ke seluruh wilayah Indonesia. Saat ini, KMM telah hadir di 23 provinsi dan ditargetkan akan melayani sebanyak 26 provinsi sampai akhir tahun depan. Perluasan jaringan kantor cabang ini menandakan komitmen yang kuat dari KMM untuk terus tumbuh bersama anggota.
Selain itu, penambahan kantor cabang juga ditujukan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Saat ini, jumlah karyawan KMM sebanyak 1.400 orang karyawan dan ditargetkan meningkat menjadi 1.600 orang sejalan dengan penambahkan kantor cabang tersebut.
Jurus lain untuk menggenjot aset adalah mengerek nilai penyaluran pinjaman. Pada 2022, KMM menargetkan penyaluran pinjaman sebesar Rp1,2 triliun. Pasar utamanya tetap berasal dari kelompok karyawan maupun pelaku usaha mikro kecil yang potensial.
Dengan dukungan tenaga pemasaran yang andal, target penyaluran pinjaman diyakini akan tercapai. Di tengah amukan pandemi Covid-19 pada tahun lalu saja, pinjaman KMM tetap bisa tumbuh. Apalagi dengan kondisi pandemi yang menurun, pinjaman akan semakin deras mengalir.
Menjaga Kepercayaan
Koperasi sebagai badan usaha yang bergerak di layanan dan jasa sangat penting untuk menjaga kepercayaan dari anggota. Tanpa adanya kepercayaan yang tinggi dari anggota niscaya usaha koperasi tidak akan berjalan. Oleh karena itu, Tumbur mewanti-wanti kepada seluruh Pengurus dan karyawan agar menjaga kepercayaan anggota tersebut. “Kepercayaan dari anggota harus dijaga agar usaha koperasi dapat berkelanjutan,” ungkapnya.
Integritas dan profesionalitas sumber daya manusia merupakan faktor penting untuk menjaga kepercayaan tersebut. Dalam hal ini, KMM senantiasa mengadakan pendidikan dan pelatihan bagi karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Internalisasi nilai dan jatidiri koperasi juga terus dilakukan agar seluruh karyawan mampu menjaga integritas. Singkatnya, kepercayaan anggota adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
Selain itu, KMM juga senantiasa menjalankan usaha sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yaitu transparansi, akuntabel, bertanggungjawab, independen, dan kewajaran. Ini penting dilakukan untuk memastikan seluruh proses usaha yang dijalani sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Tantangan
Meski bersikap optimis, namun bukan berarti usaha akan berjalan mulus-mulus saja. Salah satu kendala yang dihadapi adalah menjamurnya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal berkedok koperasi. Dengan modus operandi yang semakin bervariasi, aktivitas pinjol abal-abal itu sangat merugikan citra koperasi. “Praktik pinjol ilegal dengan memakai nama KSP sangat merugikan usaha koperasi,” keluh Tumbur.
Jika terus dibiarkan tanpa pengawasan yang ketat, lambat laun masyarakat akan menilai KSP sama dengan pinjol illegal yang kerap meneror peminjam dengan cara-cara yang tidak etis. Ini tentu saja akan meruntuhkan kepercayaan anggota dan masyarakat terhadap lembaga soko guru perekonomian.
Pemerintah menyadari bahwa praktik pinjol illegal merugikan banyak pihak termasuk koperasi. Oleh karena itu, dalam beberapa waktu terakhir aparat hukum getol menggerebek usaha yang meresahkan tersebut.
Tumbur sangat mengapresiasi upaya Pemerintah dalam penertiban pinjol illegal tersebut. “Semoga pengawasan dan penindakan terhadap pinjol illegal dapat terus berlanjut agar tidak semakin banyak korban yang dirugikan,” pungkasnya.
Sembari berharap pinjol ilegal terus diberantas, KMM tetap fokus pada pencapaian rencana kerja perusahaan 2022-2026. KMM berharap dukungan anggota terus meningkat agar target-target yang ditetapkan dapat terealisasi. (Kur)





