hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Optimis Target 120 Ribu Anggota Tercapai

KMM fokus pada peningkatan jumlah anggota, simpanan dan SHU. Oleh karenanya, koperasi besar berprestasi itu injak gas dalam menggenjot kualitas layanan di seluruh kantor cabang.

Anggota berperan sangat besar dalam menopang pertumbuhan usaha koperasi. Selain sebagai sumber utama permodalan, anggota juga merupakan pengguna utama produk dan layanan koperasi. Semakin banyak jumlah anggota bisa dipastikan lembaga sokoguru ekonomi itu tambah kuat. Ini disadari oleh KSP Makmur Mandiri (KMM).

Tumbur Naibaho, Ketua Pengurus KMM mengungkapkan, pada tahun ini koperasinya menargetkan jumlah anggota sebanyak 120 ribu orang. Untuk itu seluruh kantor cabang KMM yang berjumlah 180 kantor yang tersebar di 24 provinsi  digenjot untuk menjaring sebanyak mungkin anggota baru. “Kami optimis target 120 ribu anggota akan dicapai di akhir tahun ini,” ungkap Tumbur.

Seperti diketahui, pada tahun ini KMM berfokus pada penambahan jumlah anggota, jumlah simpanan, dan SHU. Sampai kini, jumlah anggota koperasi yang berpusat di Bekasi itu mencapai 93 ribu orang. Artinya dalam dua bulan terakhir ini butuh tambahan sekitar 30 ribu anggota lagi untuk mencapai target yang ditetapkan.   

KMM tercatat merupakan salah satu koperasi besar terpercaya yang banyak menuai prestasi. KMM dipercaya oleh LPDB-KUMKM untuk mengelola dana bergulir sebesar Rp350 miliar. Dari jumlah ini, outstanding mencapai Rp230 miliar yang disalurkan kepada anggota yang memiliki usaha produktif. Dana bergulir ini sangat membantu usaha anggota terlebih ketika pandemi Covid-19 lalu.

Dari dana bergulir LPDB tersebut, KMM merilis pinjaman Modal Usaha Mandiri (Muri) yang sangat membantu usaha anggota terdampak pandemi. Pasalnya suku bunga yang dikenakan kepada peminjam sangat rendah, bahkan di bawah suku bunga komersial.

Untuk mengejar target jumlah anggota, kata Tumbur, seluruh kantor cabang wajib meningkatkan kualitas layanan. Ini dilakukan agar anggota merasa nyaman dalam bertransaksi dengan KMM. “Kualitas layanan perlu terus ditingkatkan untuk kepuasan anggota,” ungkap Tumbur.

Dalam upaya menggenjot kualitas layanan, KMM memiliki aplikasi Makmur Mandiri Mobile yang memiliki fitur beragam seperti cek simpanan, sisa angsuran, dan transfer dana antaranggota. Layanan digital ini terbukti memberi kemudahan dan kecepatan untuk memenuhi kebutuhan transaksi anggota.

Digitalisasi layanan yang disajikan oleh KMM menjadikan proses bisnis lebih cepat dan efisien. Makmur Mandiri Mobile juga meningkatkan citra positif dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap KMM. Sehingga semakin banyak masyarakat yang bergabung menjadi anggota.

Sementara untuk mencapai target SHU sebesar Rp20 miliar sampai akhir tahun ini, KMM menjaga kualitas aset. Salah satunya dengan mewajibkan adanya jaminan (collateral) bagi peminjam dana. “Pinjaman anggota sebesar apapun wajib menyertakan jaminan untuk menjaga kualitas aset kita,” pungkas Tumbur.

Melalui kualitas layanan yang terus ditingkatkan di seluruh jaringan kantor cabang, target KMM dalam menambah jumlah anggota, simpanan, dan SHU bukan hal mustahil yang dapat dicapai. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan realisasinya dapat melampaui target yang ditetapkan. (kur).  

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate