hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

OJK Mencatat Penambahan 702.000 Investor Baru di Pasar Modal

OJK Terbitkan POJK 31/2025, Perkuat Tata Kelola Bursa hingga Bursa Karbon
Ilustrasi: Gedung OJK/dok: shutterstock

PeluangNews, Jakarta – Pjs Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menegaskan, pihaknya mencatat penambahan 702.000 investor baru di pasar modal domestik pada Januari 2026.

Dengan perkembangan itu, secara year to date jumlah investor di pasar modal tumbuh 3,45% menjadi 21,07 juta. Demikian dikatakan Hasan Fawzi sebagaimana dikutip dari hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global, lanjut dia, pasar saham domestik awal 2026 ditutup pada level 8.329,61 per 30 Januari 2026, turun 3,67% secara mtm atau ytd.

Indeks LQ45 dan IDX80 melemah masing-masing sebesar 1,54% dan 2,56% secara mtm atau ytd. Rerata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham bulanan pada Januari 2026 tercatat sebesar Rp34,91 triliun.

Di pasar obligasi, indeks komposit ICBI terkontraksi 0,16% mtm atau ytd ke level 440,15, dengan yield SBN rata-rata naik 8,28 bps mtm atau ytd per 30 Januari 2026.

“Investor non-resident di pasar SBN terpantau membukukan net sell sebesar Rp0,10 triliun secara mtm atau ytd. Sementara di pasar obligasi korporasi, investor nonresiden mencatatkan net sell sebesar Rp0,64 triliun secara mtm atau ytd,” kata Hasan.

Dikatakan pula, performa yang baik juga terlihat pada industri pengelolaan investasi. Nilai asset under management (AUM) mencapai Rp1.081,47 triliun per 29 Januari 2026, meningkat 3,71 mtm atau ytd.

Sedangkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) Reksa Dana pada periode yang sama mencapai Rp714,04 triliun, tumbuh 5,73% mtm atau ytd. Tren kinerja NAB yang solid tersebut didukung oleh net subscription investor Reksa Dana yang kuat, yaitu mencapai Rp41,18 triliun mtm atau ytd.

Selanjutnya, penghimpunan dana oleh korporasi di pasar modal pada 30 Januari 2026 sebesar Rp 4 triliun yang bersumber dari 6 Penawaran Umum Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk. Adapun pada pipeline, terdapat 26 rencana Penawaran Umum dengan nilai indikatif Rp19,32 triliun.

Untuk penggalangan dana pada Securities Crowdfunding (SCF), pada 28 Januari 2026 terdapat 17 efek baru dengan nilai dana dihimpun sebesar Rp35,40 miliar, serta terdapat 7 penerbit baru.

Dengan demikian secara agregat, telah tercatat 995 penerbitan efek dari 592 penerbit dan 193.789 pemodal, dengan nilai dana dihimpun mencapai Rp1,85 triliun.

Di pasar derivatif keuangan, sejak 10 Januari 2025 hingga awal tahun 2026, terdapat sebanyak 113 pihak yang telah memperoleh persetujuan prinsip dari OJK dengan rincian sebagai berikut, yakni 4 penyelenggara pasar berjangka, 23 pedagang penyelenggara Sistem Perdagangan Alternatif (SPA), 63 pialang berjangka, 15 bank penyimpanan marjin, 6 penasihat berjangka, 1 asosiasi, dan 1 lembaga sertifikasi profesi.

Sementara volume transaksi selama Januari 2026 mencapai 42.065 lot atau turun sebesar 31,73 persen secara mtm atau ytd. Dari sisi frekuensi, terdapat transaksi sebanyak 224.623 kali pada bulan laporan, sehingga secara mtm atau ytd turun sebesar 6,35%. []

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate