hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

NTP Perkebunan Rakyat Agustus 2021 Melesat ke 123,04, Ditopang Harga Sawit

JAKARTA—Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bukan saja Nilai Tukar Petani (NTP) secara nasional pada Agustus 2021 meningkat ke angka 104,68, anak naik 1,16 persen, tetapi juga tiga dari subsektor NTP tumbuh signifikan. 

Capaian tertinggi tetap dipegang subsektor Perkebunan Rakyat dengan kenaikan 2, 58 persen dari Juli sebesar 119,94 ke 123,04.   Sementara pada Juni angkanya 1201,11 dan Mei 119,73

Sementara NTP subsektor perikanan angkanya hanya naik 0,51 persen, tetapi capaiannya 105,77 merupakan nomro dua terbesar setelah perkebunan rakyat.  Subsektor ini pada Agustus ini mencatatkan angka 103,92 dan Juni 103,69, serta Mei 105,55.

Setidaknya NTP dua sektor selama empat bulan berturut-turut tidak pernah angkanya di bawah 100 dibanding subsektor pertanian lainnya.

“NTP perkebunan rakyat naik berkat ditopang  harga komoditas sawit dan karet.  NTP perikanan sementara karena harga ikan teri, ikan tongkol, dan ikan bandeng payau naik,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto, dalam konferensi pers secara daring, Rabu (1/9/21).

BPS mencatat ada penurunan NTP pada subsektor hortikultura sebesar 1,42 persen menjadi 100,01. Hal ini disebabkan oleh harga sayur-sayuran seperti cabai rawit dan cabai merah, jahe, dan buah-buahan seperti mangga dan salak yang merosot di pasar.

“NTP peternakan turun 1,33 persen menjadi 99,66. “Komoditas yang menyebabkan penurunan terbesar pada subsektor peternakan adalah sapi potong dan ayam ras pedaging,” jelasnya.


pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate