hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Jelang Nataru 2025/2026, JMTO Kawal Ketat Angkutan Umum di Tol Jagorawi, Puluhan Kendaraan Ditindak

Jelang Nataru 2025/2026, JMTO Kawal Ketat Angkutan Umum di Tol Jagorawi, Puluhan Kendaraan Ditindak
Dirut PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Tri Wahyu/dok/peluangnews/ho-jasa marga

PeluangNews, Bogor –  PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan pengguna jalan tol dengan mendukung penuh pelaksanaan ramp check kendaraan angkutan umum menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Kegiatan tersebut digelar oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) di Rest Area KM 45 Tol Jagorawi, Bogor, Jawa Barat, Ahad (21/12).

Direktur Utama PT JMTO Tri Wahyu Subekti menyampaikan bahwa ramp check ini merupakan bagian dari sinergi strategis lintas sektor untuk memastikan kesiapan armada angkutan umum, sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas selama periode libur panjang Nataru.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Operasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk Fitri Wiyanti serta Wakil Menteri Perhubungan Komjen Pol. (Purn) Suntana bersama para pemangku kepentingan terkait. Seluruh pihak melakukan pemeriksaan langsung terhadap kendaraan angkutan umum guna menjamin aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan tol.

Tri Wahyu Subekti menegaskan, sebagai bagian dari Jasa Marga Group, PT JMTO mendukung penuh langkah pemerintah dalam melakukan ramp check sebagai bentuk pelayanan optimal kepada masyarakat.

“PT JMTO mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan stakeholder transportasi dalam memastikan kelayakan armada serta meningkatkan standar keselamatan pengguna jalan tol selama momentum Nataru 2025/2026,” ujar Tri.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui kesiapan operasional di berbagai pos layanan tol selama periode libur Nataru, mulai dari pemantauan arus lalu lintas, penyediaan informasi perjalanan, hingga koordinasi intensif dengan otoritas terkait untuk merespons kondisi darurat di lapangan.

Dalam pelaksanaan ramp check ini, petugas memeriksa total 85 unit kendaraan angkutan umum. Hasilnya, sebanyak 58 kendaraan dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan teknis, sementara 27 kendaraan lainnya dikenai penindakan karena tidak memenuhi standar teknis dengan total 42 pelanggaran.

Jenis pelanggaran yang ditemukan antara lain KIR tidak aktif pada tujuh kendaraan, KIR tidak tersedia pada dua kendaraan, Kartu Pengawasan (KPS) tidak aktif pada 12 kendaraan, KPS tidak ada pada 16 kendaraan, serta lima kasus penyimpangan trayek. Petugas tidak menemukan pelanggaran berupa KIR maupun KPS palsu. Penindakan dilakukan oleh Kepolisian melalui satu tilang langsung dan oleh Ditjen Hubdat Kemenhub sebanyak 17 tilang.

Dari total kendaraan yang ditindak, delapan unit tercatat melakukan lebih dari satu jenis pelanggaran, sementara 19 unit lainnya hanya melanggar satu ketentuan. Seluruh kendaraan dikenai sanksi sesuai Pasal 288 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan tingkat penindakan mencapai 100 persen.

Melalui ramp check ini, diharapkan kepatuhan operator angkutan umum terhadap regulasi administrasi dan teknis semakin meningkat, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi jalan.

Menutup pernyataannya, PT JMTO mengimbau para pengguna jalan tol agar mempersiapkan perjalanan dengan matang selama libur Nataru, termasuk memastikan kondisi fisik dan kendaraan, kecukupan saldo uang elektronik, serta memanfaatkan aplikasi Travoy sebagai asisten perjalanan. Pengguna juga disarankan mengatur waktu perjalanan dengan bijak dan selalu mengikuti informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi Jasa Marga Group. (RO)

Baca Juga: Jasa Marga Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Lalu Lintas Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate