hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Minuman Tradisional Nyonya Wury, Estafet dari Sang Bunda

JAKARTA—Industri rumahan jamu terus menggeliat. Produk UMKM minuman herbal ini tak gentar bertanding dengan produk branded.  Pelaku UKM Jamu tradisional ini ada yang meneruskan usaha orangtuanya secara turun temurun, seperti Wury Sukarningsih, seorang warga Tebet Jakarta.

“Usaha ini awalnya dijalankan ibu saya, Namun karena faktor usia , akhirnya ibu berhenti menjalankannya  dan saya meneruskannya. Sementara permintaan dari teman teman kantor dan saudara saudara itu cukup banyak,” tutur Wury kepada Peluang, Selasa (26/12/21).

Perempuan kelahiran 1970 ini  kemudian belajar dengan ibunya bagaimana meracik dan mengolah jamu.  Sampai akhirnya Wury bisa mendapatkan rasa yang pas, enak dan legit. 

“Ibu  saya kemudian mengizin an saya untuk menjualnya. Setelah itu saya lengkapi atau saya urus semua  dokumen agar bisa saya pasarkan ke masyarakat,” tambahnya.

Di bawah Brand Minuman Tradisional Nyonya Wury, dia mempunyai visi membudidayakan dan mengembangkan tanaman herbal yang ada di Indonesia.  Dia bertekad agar  masyarakat Indonesia , gemar  minuman herbal.  Di samping banyak khasiatnya dan cukup aman,

Sebagai seorang keturunan Jawa, karyawan sebuah bank swasta ini  mengaku sudah dibiasakan minum jamu sejak kecil. Sebelum berangkat sekolah pasti anak-anaknya diwajibkan untuk minum beras kencur, temulawak atau wedang Jahe, agar tidak masuk angin di sekolah. Sementara untuk anak anak yang putri selalu dibuatkan kunyit asem saat datang bulan.

Usaha ini berdiri lima tahun yang lalu dengan modal Rp3 juta, berlokasi di Palbatu, Tebet.  Minuman Tradisional Nyonya Wury menawarkan empat varian Kunyit Asem, Beras Kencur, Temulawak dan Gula Jahe. Sebagai catatan Sang Bunda sudha mendirikan usaha jamu pada 1994.  

Penjualan dilakukan secara daring melalui  Shopee , Shopee Food , Tokopedia , Go Food hingga secara luring  di Kios Stasiun Tebet , Bazar Bazar, perkantoran dan sebagainya. Jamu produk Nyonya Wuri dibanderoll untuk Ukuran 250 ml Rp13.000 hingga Rp15.000 dan untuk ukuran 500 ml Rp23.000 hingga Rp30.000.

Wury mengaku sejak awal mengikuti Program Jakpreneur  untuk mendukung usahanya.  Lewat program Jakpreneur yang selalu memperhatikan untuk UMKM-nya. Dari penyediaan tempat dan lokasi tempat berjualan dan mengikut sertakan bazar dalam segala macam acara  dan semua diberikan gratis.

“Ke depan kami menambah varian baru dan mengembangkan sayap untuk masuk ke daerah-daerah di Indonesia dan luar negeri,” tutup Wury (Irvan).

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate