hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Menyisir Masyarakat Pesisir

Strategi perluasan jaringan kantor layanan yang diikuti dengan perkuatan manajemen risiko menjadi kunci keberhasilan BMT BIM Jawa Timur.

Sejak awal didirikan pada 2010, KSPPS BMT Berkah Insan Mulia (BIM) Jawa Timur fokus pada pengembangan usaha anggota di daerah pesisir yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Oleh karenanya, ekspansi jaringan kantor layanan pun lebih banyak dilakukan di daerah pesisir yang meliputi Bojonegoro, Lamongan, Tuban, dan Gresik.

Jiyanto, Ketua Pengurus sekaligus pendiri BMT BIM Jawa Timur mengungkapkan, animo masyarakat untuk berkoperasi cukup tinggi. Ini terlihat jumlah anggota BMT BIM yang meningkat setiap tahun dimana saat ini mencapai 42 ribu orang.

“Kami terus meningkatkan jaringan kantor untuk lebih mendekatkan layanan kepada anggota dan menjaring lebih banyak masyarakat untuk berkoperasi,” ungkapnya saat ditemui di acara Study Banding Koperasi 3 Provinsi di Jakarta, 22 November 2022.

Saat ini terdapat 26 kantor cabang BMT BIM Jawa Timur. Seiring dengan minat berkoperasi masyarakat pesisir yang meningkat rencananya pada tahun depan akan ada penambahan kantor cabang. Sementara dari sisi pembiayaan, jumlahnya mencapai lebih dari Rp100 miliar. Sebagian besar disalurkan untuk sektor pertanian dan perikanan serta perdagangan.

Jiyanto menambahkan, selain pertumbuhan usaha yang positif, BMT BIM juga berhasil mengelola risiko bisnis yang ditunjukan dari angka pembiayaan (non performing financing/NPF) kurang dari 5%. Ini tidak lepas dari implementasi sistem manajemen risiko yang ada. “Kami punya divisi legal dan sentralisasi pembiayaan anggota untuk menggenjot pembiayaan berkualitas,” ungkapnya.

Pada 2023, sesuai dengan rencana kerja yang disusun, BMT BIM menargetkan pertumbuhan asset sebesar 100% dibanding tahun 2022. Untuk mencapainya, perluasan jaringan kantor akan dilakukan untuk menggenjot pertumbuhan jumlah anggota.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate