
PeluangNews, Bali-Tekad besar disampaikan KSP Guna Prima Dana (GPD) dengan mencanangkan aset sebesar Rp1 triliun dalam dua tahun mendatang. Langkah-langkah strategis tengah disiapkan agar target tersebut dapat terealisasi.
“Kami akan terus meningkatkan skala usaha Guna Prima Dana dengan mencapai aset sebesar Rp1 triliun,” ujar I Wayan Suyatna, Manajer Utama KSP GPD, di Bali, (29/3/2026).

Per 31 Desember 2025, aset GPD sebesar Rp760,69 miliar, meningkat sebesar 19,4% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp637,11 miliar.
Peningkatan aset ini terutama dikontribusikan dari naiknya pinjaman yang disalurkan sebesar Rp499,27 miliar. Sebagian besar pinjaman diperuntukan bagi pengembangan usaha produktif anggota.
Peningkatan aset tersebut juga tidak lepas dari bertambahnya jumlah anggota sebesar 41,02% atau 1.792 orang menjadi 6.161 orang.
Salah satu yang menarik masyarakat untuk menjadi anggota adalah suku bunga simpanan maupun kredit yang sangat kompetitif yang diberikan oleh GPD.
Selain itu, inovasi layanan berbasis teknologi seperti GPD Online juga berkontribusi dalam meningkatkan daya saing GPD. Pada tahun 2025, volume transaksi GPD Online meningkat menjadi sebesar Rp121,95 miliar, naik dari tahun 2024 sebesar Rp69,60 miliar.
Suyatna menambahkan, perluasan jaringan kantor cabang merupakan salah satu strategi yang akan dilakukan untuk menggenjot aset. “Kami akan membuka kantor cabang di seluruh kabupaten di Provinsi Bali,” ujarnya.
Saat ini, KSP GPD baru memiliki 5 kantor cabang yaitu Kantor Cabang Pecatu, Jimbaran, Abian Semal, Denpasar, dan Tabanan. Dengan rencana perluasan kantor cabang nantinya diharapkan jumlah anggota menjadi 10.000 orang dari tahun 2025 sejumlah 6.161 orang. (Dje).








