MAUMERE-–Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meluncurkan Logo 50 Tahun KSP Kopdit Obor Mas, Jumat petang (21/5/20). Peluncuran logo yang berlangsung di Aula KSP Kopdit Obor Mas di Jalan Kesehatan, Maumere, Flores, Provinsi NTT terkait rangkaian perayaan pesta emas Kopdit.
Kunjungan dadakan di luar agenda dilakukan Menteri usai membuka RAT Kopdit Pintu Air Rotat, 13 km arah barat Maumere, sekaligus meninjau usaha garam konsumsi PT Pintar Garam Asia di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura.
Teten mengapresiasi Kopdit Obor Mas yang sudah mulai menggarap sektor perumahan dan usaha jambu mente sebagai bagian transformasi dari koperasi simpan pinjam yang masuk ke sektor produksi.
“Saya menyambut baik spin off dan transformasi dari koperasi simpan pinjam yang masuk ke sektor produksi. Itu luar biasa. Untuk koperasi simpan pinjam pastikan pinjaman itu bukan untuk konsumsi tetapi untuk membiayai usaha bersama,” ucap Teten.
Ketua KSP Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete, Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, Sekda Sikka, Alvin Pareram Ketua Kopdit Pintu Air Yakobus Jano, Deputi Perkoperasian Kementrian Koperasi dan UKM, Ahmad Zabadi, dan para pengurus menyaksikan seremoni sederhana ini.
Dalam kesempatan itu Manajer Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering mengundang Menkop Teten Masuki hadir dalam perayaan 50 Tahun pada 4 November 2022.
Frediyanto menjelaskan Kopdit Obor Mas berawal sejak 1972 dari arisan sekelompok guru SD dan pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( P dan K) Kabupaten Sikka.
Hidup prihatin yang dialami semua guru karena sering telat berbulan-bulan mendapatkan gaji menyatukan solidaritas mereka.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sikka, (Alm.) Yosef Doing menggagas pembentukan Credit Union (CU) Obor Mas. Lima tokoh lain yang terlibat pendirian CU Obor Mas, Remigius Sinantong Parera, Yosef Lavanto Parera, keduanya berkarya di Dinas P dan K Sikka.
Kemudian St.Osisi da Lopez, GB da Lopez,dan Bertholomeus Tanga, dari Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Sikka.
Anggota perdana CU Obor Mas sejumlah 98 orang, sekitar 90 persen telah pergi menghadap Sang Khalik. Total tabungan awal Rp 105.500 dari simpan wajib dan sukarela. Gaji kecil dan telat waktu pembayaran, simpanan wajib Rp100/anggota dicicil beberapa kali dan beberapa anggota menambah simpanan sukarela.
Kini di usia 49 tahun, Kopdit Obor Mas berkembang pesat menjadi salah satu koperasi besar terbaik di Tanah Air. Aset pada akhir 2020 mencapai Rp1,2 triliun dan anggota sebanyak 102 ribu orang.








