JAKARTA—-Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan, terdapat empat hal strategis untuk mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital agar bisa menentukan road map digital nation.
“Apa yang akan kita lakukan ke depan, yang nantinya akan bergeser dari yang sifatnya fisik ke digital,” cetus Johnny pada acara “Konvensi Nasional Pos dan Informatika bertema Kolaborasi Pemerintah dan Industri dalam Mendukung Ekonomi Digital”, di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, Rabu (20/11/19).
Lanjut dia hal pertama ialah pembangunan dan pemerataan
infrastruktur telenomunikasi. Untuk itu Kemenkominfo yakin pada 2020 akan
terbangun 3.400 BTS dan pada 2024 ditargetkan Indonesia memiliki 3 satelit
multifungsi.
Kedua, kata Johhny lagi, perlu adanya penataan frekuensi dan migrasi penyiaran
analog ke digital sehingga menghasilkan digital dividen selebar 112 MHz pada
frekuensi 700 MHz.
Dengan demikian bisa
dimanfaatkan untuk lapangan pekerjaan baru, pertumbuhan PDB, peningkatan PNBP
dan kegiatan usaha baru dan memberi manfaat tinggi pada masyarakat.
“Ketiga, dalam melaksanakan hal tersebut, perlu adanya deregulasi agar kegiatan
dalam ekonomi digital berjalan efisien,” papar dia.
Pada tahun depan, Kemkominfo bersama Komisi I DPR RI akan menyusun dua legislasi primer, yaitu Revisi Undang-Undang (RUU) Penyiaran dan RUU Perlindungan Data Pribadi.
Kedua leislasi primer itu masuk Prolegnas. RUU ini sudah dibicarakan dari 3 tahun lalu. Target akan masuk Prolegnas.
“Kominfo akan me-review lagi dengan melihat
benchmark-benchmark yang ada,” imbuh dia lagi.
Keempat adalah pengembangan kapasitas SDM dalam menghadapi kemajuan teknologi
dan revolusi industri 4.0.
“Untuk mendukung hal strategis tersebut, perlu kolaborasi di antara pemerintah dengan para stakeholder,” pungkas dia.








