hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Membangun Korporasi Koperasi Berbasis Gotong Royong

Koperasi BMI mengusung misi besar untuk mewujudkan pemerataan ekonomi. Untuk itu, blue print pengembangan koperasi multisektor telah disusun dimana nantinya akan didirikan koperasi produsen hingga koperasi jasa.

Ekonomi kapitalisme yang kini merajai dunia dibangun hanya untuk menguntungkan segelintir kaum pemodal. Akibatnya, akumulasi modal terkonsentrasi hanya pada sekelompok orang sehingga kesenjangan semakin melebar. Ini berbeda secara diametral dengan tujuan berkoperasi yaitu untuk mencapai kesejahteraan bersama dengan semangat gotong royong.

Model ekonomi berbasis koperasi ini yang puluhan tahun silam diidamkan oleh Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta. Koperasi dinilai cocok dengan situasi kebatinan masyarakat Indonesia yang gemar bergotong royong. Oleh karenanya, pemerataan yang menjadi cita-cita dalam konstitusi hanya dapat terwujud jika koperasi dapat berkembang dengan baik.

Bung Hatta dalam Konferensi Ekonomi Yogyakarta 1946 mengatakan, arah perekonomian di masa mendatang harusnya semakin jauh dari individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme, yaitu sama sejahtera atau sejahtera bersama. Pembangunan ekonomi Indonesia sesudah perang haruslah didasarkan pada cita-cita Tolong Menolong.

Tekad pemerataan ekonomi seperti yang dikatakan Bung Hatta itu yang sedang diperjuangkan Koperasi BMI. “Hanya koperasi yang dapat melakukan pemerataan ekonomi untuk mencapai kesejahteraan bersama,” ungkap Kamaruddin Batubara, biasa disapa Kambara, Presiden Direktur Koperasi BMI, dalam sambutan seremoni peresmian Hibah Rumah Siap Huni (HRSH) ke 297 di Cikupa, Tangerang, Banten.   

Kambara bukan sekadar beretorika tanpa makna. Ia memiliki cetak biru untuk mewujudkan pemerataan ekonomi melalui korporasi koperasi berbasis semangat gotong royong. Setelah Koperasi BMI sukses dengan usaha simpan pinjam dan konsumen, pengembangan usaha akan dilakukan dengan mendirikan koperasi produsen hingga koperasi jasa. Koperasi multisektor inilah yang sesuai dengan harapan Pemerintah agar Koperasi benar-benar menjadi penggerak perekonomian.

Langkah awal sudah dimulai dengan memberi lahan seluas 20 hektare (ha) di Cisoka Provinsi Banten. Nantinya di lokasi ini akan dibangun pabrik bioethanol, pabrik pupuk hayati, air mineral dan lainnya. Selain itu, juga akan di bangun komplek Pendidikan dan rumah sakit gratis. “Kita akan bangun Kawasan BMI terpadu untuk industri, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan sebagai wujud keseriusan menjadikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian sebagaimana cita-cita Bung Hatta,” ungkap Kambara.

Untuk mewujudkan cita-cita membangun korporasi koperasi tersebut, Kambara mengajak lebih banyak lagi masyarakat agar menjadi anggota Koperasi BMI. Penambahan jumlah anggota ini tentu akan menambah kuat permodalan sehingga koperasi dapat lebih mengembangkan usahanya.

Hibah Rumah Ke 297

Penerima HRSH ke 297 adalah Ibu Amsah yang merupakan anggota Koperasi BMI. Profil penerima ini cukup menarik karena ia hanya memiliki tabungan di BMI sebesar Rp456.300 dan pinjaman sebesar Rp2,2 juta. Namun mendapatkan rumah senilai Rp50 juta.

Menurut Kambara, HRSH adalah salah satu aktualisasi ekonomi Islam lewat koperasi melawan kapitalis. Sesuai Surat Al-Baqarah ayat 215 dan Surat An-Nisaa ayat 36, diperintahkan agar kita peduli dan membantu sesama yang sedang kesulitan. Seruan gotong royong dan kepedulian ini sejalan dengan prinsip koperasi. ”Berkat sedekah Allah pasti ganti sesuai janjinya di Surah Al Baqarah 261, 700 kali diganti,” ujar Kambara.

HRSH juga merupakan salah satu bentuk ekonomi gotong royong yang sangat bermanfaat. Terlebih saat ini, masih ada backlog perumahan yang cukup besar di masyarakat. Sehingga upaya BMI melaksanakan HRSH selain menolong anggota dan masyarakat, juga membantu tugas pemerintah dalam menyediakan rumah tinggal layak huni terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kambara menambahkan, di Al Quran Allah menegaskan bahwa  akan memberi kemurahan rezeki kepada setiap hambanya apabila ia bertakwa dan berbagi kepada sesama. Selain takwa, Allah juga menjanjikan rezeki yang berlimpah bagi orang-orang yang bertawakal (berserah diri kepada-Nya).

Ramadhan Berbagi

Sejalan dengan idealisme membangun korporasi koperasi, Koperasi BMI yang merupakan koperasi besar di Indonesia ini juga terus berbagi kepada sesame. Terlebih saat bulan Ramadhan, aksi kepedulian dilipatgandakan. Divisi Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf (ZISWAF) Kopsyah BMI menyalurkan takjil dan wakaf mushaf Al Quran di pekan kedua Ramadhan yang dikemas dengan nama Ramadhan Berbagi.

Koperasi BMI juga menyerahkan bantuan Gerakan Seribu Sajadah dan Al Quran (Geser Dahan). Selain program takjil dan wakaf Al Quran, BMI juga melakukan aksi sosial Sanitasi Dhuafa, Sanitasi Mesjid Musholla dan Pesantren (SANIMESRA), Santunan Pendidikan, Santunan Yatim dan Dhuafa, ambulan gratis dan masih banyak lagi aktivitas sosial lainnya.

Kambara mengatakan, wakaf Al Quran dan takjil memberikan kesempatan pahala dan kebaikan  jariyah bagi pelakunya. Al Quran wakaf akan dibaca oleh ustad maupun santri yang akan mengalirkan pahala kepada para wakif. Sementara, takjil memberikan kemudahan saudara-saudara kita yang tak mampu untuk berbuka.

”Pandemi belum selesai. Saat ini banyak orang yang mengalami kesulitan. Ini merupakan waktu yang tepat untuk bergerak membantu saudara kita yang membutuhkan. Tentunya, BMI akan berupaya secara maksimal dalam menyalurkan bantuan kepada para penerima manfaat, dan berharap kebaikan yang diamanahkan memberikan kemaslahatan luas bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Sedekah adalah bukti benarnya keimanan seseorang. Seseorang yang mengeluarkan sedekah berarti dia merasa yakin akan kebenaran janji Allah SWT bahwa terdapat pahala untuk orang yang bersedekah. Hal ini juga menunjukkan iman seseorang bahwa dia pasrah atas rizki yang digariskan oleh Allah SWT.

“Alhamdulillah, pada bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini, Kami terus meningkatkan program sosial kepada anggota dan masyarakat. Ini merupakan semangat Koperasi BMI yang terus menerus mengajak anggota untuk saling bergotong royong membantu sesama sesuai perintah Allah SWT di Surah Al Maidah ayat 2,” pungkas Kambara. (Kur)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate