hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Melejit Dengan Sawit

Selain mengelola usaha perkebunan sawit, Koperasi Perkebunan Tampun Juah juga memiliki usaha simpan pinjam yang dikelola anak usaha.

Kenaikan harga komoditas CPO sepanjang tahun ini memberi dampak positif bagi para petani sawit, termasuk Koperasi Perkebunan Tampun Juah. Sebab, koperasi yang berlokasi di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat ini beranggotakan para petani sawit.

Menurut Z. Wilson, Ketua Pengurus Koperasi Perkebunan Tampun Juah, perkembangan usaha koperasi memang sangat dipengaruhi pergerakan harga sawit di pasar global. Dengan naiknya harga CPO pada tahun ini usaha koperasi juga menjadi lebih baik. “Tahun ini usaha kami tumbuh positif karena terbantu dengan kenaikan harga jual sawit,” ungkap Wilson di sela-sela acara Studi Banding Koperasi 3 Provinsi di Jakarta, 22 November 2022.

Dengan jumlah anggota lebih dari 600 orang, koperasi yang didirikan pada 2009 itu berhasil membukukan omzet sebesar

Rp38 miliar per tahun dan punya aset seluas 1.504 hektare kebun sawit. Pada tahun depan, pertumbuhan ditargetkan mencapai 5%-6%, atau sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain usaha perkebunan sawit, koperasi ini juga memiliki unit usaha simpan pinjam yang dikelola oleh anak usahanya. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan anggota sekaligus sebagai diversifikasi bisnis untuk menambah pendapatan usaha koperasi. 

Seiring dengan usahanya yang bertumbuh, Koperasi Tampun Juah memperkuat kerja sama dengan koperasi lain di wilayah Sanggau. Bentuknya adalah menyalurkan dana bantuan dengan suku bunga setara kredit usaha rakyat (KUR) dan persyaratan yang cukup mudah. “Kerja sama dengan sesama koperasi merupakan bentuk pelaksanaan jatidiri koperasi,” pungkas Wilson. (Kur)

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate