hayed consulting
hayed consulting
lpdb koperasi

Matahari Akan Tutup 13 Gerai Tahun Ini

JAKARTA— PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengumumkan pihaknya akan untuk menutup 13 gerai tahun ini. Langkah ini sebagai imbas dari kebijakan pemerintah melakukan pembatasan untuk memutus penularan Covid-19.  Kebijakan pembatasan ini memengaruhi kinerja keuangan.

“Selain itu kami masih memantau sepuluh gerai lainnya,” kata Chief Financial Officer Matahari Niraj Jain dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI),  Selasa (27/4/21).

Meskipun demikian, Matahari  masih akan membuka satu gerai baru di Balikpapan, Kalimantan Timur pada April 2021. “Kami terus beroperasi dalam situasi makro yang menantang,” tambah Niraj.

Dikatakannya selama triwulan tahun ini  bisnis perusahaan  masih terdampak oleh Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat yang berlaku hingga 8 Februari lalu. Kemudian berlanjut dengan PPKM Berskala Mikro yang sampai saat ini masih diterapkan.

Tekanan bagi sektor ritel pada awal tahun memang belum berlalu. Emiten ritel Grup Lippo, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) masih membukukan rugi bersih mencapai Rp95,35 miliar pada kuartal I-2021, bengkak 1,49% dari periode yang sama tahun lalu yang juga rugi bersihRp 93,95 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan LPPF yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), rugi bersih itu terjadi di tengah penurunan pendapatan pengelola gerai Matahari Departement Store ini. Total pendapatan bersih turun 25,16% menjadi Rp1,16 triliun pada 3 bulan pertama tahun ini, dari periode yang sama tahun lalu Rp1,55 triliun.

pasang iklan di sini
octa vaganza
Translate