
PeluangNews, Jakarta – Gelaran Grand Final M7 World Championship 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (25/1/2026), menjadi panggung pembuktian posisi Indonesia dalam peta esports dunia. Ajang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) berskala internasional ini turut dihadiri Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar.
Partai puncak mempertemukan tim tuan rumah Alter Ego dengan tim asal Filipina, Aurora. Meski gelar juara akhirnya diraih Aurora, performa kompetitif Alter Ego sejak awal turnamen hingga final dinilai mencerminkan kekuatan dan konsistensi Indonesia dalam persaingan esports global.
Dalam sambutannya, Irene Umar menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan M7 World Championship 2026 yang tidak hanya menghadirkan kompetisi kelas dunia, tetapi juga menampilkan kekayaan budaya Indonesia serta memperkuat ekosistem esports nasional.
“Industri gim dan esports adalah industri yang nyata, tumbuh bersama komunitasnya, dan hari ini kita bangga melihat tim Indonesia menonjol di panggung dunia,” ujar Irene.
Ia menegaskan bahwa pencapaian Alter Ego di partai final merupakan kemenangan tersendiri bagi ekosistem esports nasional. Antusiasme penggemar yang memadati arena dinilainya sebagai cerminan kuatnya dukungan komunitas.
“Bagi saya, Alter Ego sudah menjadi pemenang. Kehadiran mereka di final, dan antusiasme fanbase yang luar biasa, menunjukkan bahwa ekosistem esports Indonesia kuat, berpotensi berkelanjutan, dan menjadi new engine of growth bagi ekonomi kreatif,” katanya.
Tak hanya menyajikan pertandingan utama, rangkaian M7 World Championship 2026 juga menghadirkan M7 Carnival yang melibatkan berbagai subsektor ekonomi kreatif lokal. Mulai dari kuliner, musik, hingga produk kreatif UMKM Indonesia dikemas dalam satu festival untuk memberikan pengalaman menyeluruh bagi pengunjung.
Beragam aktivitas turut dihadirkan, seperti pop-up store resmi Mobile Legends, zona interaktif, serta ruang kolaborasi yang melibatkan pelaku ekonomi kreatif lokal.
Sementara itu, President of the International Esports Federation (IESF) Prince Faisal bin Bandar bin Sultan Al Saud menilai Mobile Legends: Bang Bang sebagai salah satu gim terbesar dan paling berpengaruh di dunia sejak kompetisi ini pertama kali digelar.
“Semua ini berkaitan dengan kemampuan, kerjasama dengan komunitas yang menunjukkan kebanggaan, serta pengembangan ekosistem yang berkelanjutan untuk pemain, klub, pembuat konten, dan fans,” ujarnya.
Ajang ini disaksikan lebih dari lima juta penonton secara daring serta ribuan penonton langsung di arena. Tingginya animo tersebut menegaskan kuatnya budaya gim dan esports di Indonesia.
Melalui M7 World Championship 2026, Indonesia kembali menunjukkan kemampuannya menjadi tuan rumah event esports berskala global yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif, memperkuat daya saing internasional, serta mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menjadikan gim dan esports sebagai subsektor strategis.
Dalam kegiatan tersebut, Wamen Ekraf Irene Umar didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Ekraf dan Data Jago Anggara serta Direktur Gim Kementerian Ekraf Luat Sihombing.








