
PeluangNews, Bangka Tengah — Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Algafry Rahman, mengimbau masyarakat agar tetap tenang menyikapi isu terganggunya pasokan gas elpiji subsidi ukuran tiga kilogram yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Algafry menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kelangkaan, melainkan akibat keterlambatan distribusi karena faktor cuaca yang menghambat operasional kapal pengangkut gas elpiji.
“Masalahnya ada pada distribusi. Kapal pengangkut mengalami kendala docking karena cuaca, sehingga pasokan LPG 3 kilogram terlambat masuk. Kami terus berkomunikasi agar distribusi bisa segera kembali normal,” ujar Algafry di Koba, Selasa.
Ia menjelaskan, cuaca buruk yang melanda perairan sekitar Bangka Belitung berdampak langsung pada proses pengiriman, khususnya ke wilayah Bangka Tengah. Meski demikian, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat penanganan masalah tersebut.
Baca Juga: Pertamina Pantau Ketersediaan LPG Subsidi 3 Kg di 255 Titik
Menurut Algafry, sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan guna memastikan pasokan gas elpiji subsidi kembali stabil dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami minta masyarakat tidak khawatir. Ini bukan kelangkaan, tapi murni keterlambatan distribusi karena kondisi cuaca,” tegasnya.
Selain itu, Algafry juga mengingatkan para agen dan pangkalan gas elpiji agar tidak memanfaatkan situasi tersebut untuk mengambil keuntungan di luar ketentuan yang berlaku.
“Kami sudah meminta para agen untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Yang perlu dipahami bersama, ini bukan kelangkaan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, lanjut Algafry, akan melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk menjaga stabilitas distribusi LPG bersubsidi. Pengawasan tersebut mencakup penelusuran laporan masyarakat terkait dugaan penimbunan maupun penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET).
“Pengawasan kami lakukan bersama aparat terkait agar distribusi LPG subsidi tetap berjalan sesuai aturan,” pungkasnya. (Aji)
.








