MAKASSAR—Setelah melakukan perjalanan jauh selama 11 jam dari Makassar, akhirnya tim Kopdit Pintu Air dipimpin Ketua Komite Cabang Akkareso Makassar Petrus Simon tiba di Kabupaten Mamuju pukul 10 malam.
Rombongan langsung menyambangi kediaman salah seorang anggota kopdit Pintu Air kelompok Mamuju bernama Timotius untuk berkordinasi menyalurkan bantuan 5 posko korban bencana Mamuju.
Ke lima posko itu antara lain, Perumahan Mutiara 2 , Blok A7 nomor 8 , Gereja Tanah Mamasa , Kerukunan Keluarga Besar Flobamora, Gereja Katolik St Maria Ratu Rosari dan posko Dusun Tapak Kalulu, Desa Pokang.
Tim peduli kasih yang diketuai Petrus Simon ketua Komite Akkareso Makassar, dengan anggota tim Bonifasius Naru SPI/ sebagai Wakil Komite, Mariam PJS sebagai kasir unit pelayanan Kabupaten Mamasa, Gaspar Hodi sebagai keamanan dan Anisetus Bogar sebagai sopir, langsung bergerak cepat sehingga semua menerima bantuan sembako dari keluarga besar Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia tersebut. Demikian data yang diterima Peluang dari Ketua Tim via Whatsapp Senin (25/1/21).
Pastor Paroki Sta Maria Ratu Rosari Viktor Wiro Pr mengakui poskonya menampung 1.900 jiwa yang tersebar di 5 kecamatan.
“Rumah ibadah rusak berat tapi puji Tuhan tidak ada korban jiwa kecuali hanya luka lecet.” Ungkap Viktor.
Pastor berjanji bantuan peduli kasih dari Kopdit Pintu Air segera disalurkan langsung kepada yang berhak menerima.
Sementara itu pendeta jemaat Gereja Tanah Mamasa di Kabupaten Mamuju mengucapkan terima kasih kepada Kopdit Pintu Air yang datang jauh-jauh dari NTT demi meringankan sesama yang sangat membutuhkan uluran tangan kasih.
”Bagi kami bukan soal banyak atau sedikit bantuan yang kami terima, tetapi kepekaan hati dari keluarrga besar Koperasi Pintu Air diseluruh indonesia ini adalah wujud solidaritas penuh kasih.” ungkap Pendeta Herman (Nivan).








