MALANG—Lilik Suprihartini membuktikan bahwa jadi ibu rumah tangga juga bisa menopang perekonomian keluarga dengan menjadi wirausaha.
Warga Perum PNS, Kelurahaan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang menjadi pengusaha terinspirasi dari kebiasaan sehari-hari, karena dia dan keluarganya penggemar berat jamur tiram.
“Saya sering membeli banyak banyak jamur tiram, dan mencoba mengolah jamur tiram sesuai selera keluarga. Kemudian saya buat oseng atau tumis, sate, panggang, keripik, bakso, nugget, dan akhirnya abon jamur kriuk,” ujar Lilik kepada Peluang, Selasa (12/10/21).
Dia mendapatkan resep abon jamur dengan menelusuri internet, namun dia olah sesuai selera keluarga yang cenderung suka asin, pedas, lezat alami.
Usaha abon jamur dengan brand Lily ini berdiri pada 2015, namun baru daftar P-IRT (Pangan Industri Rumah Tangga) pada 2016. Dia kemudian mendapat fasilitas sertifikasi halal dari komunitas Forum Industri Kecil dan Menengah Jawa Timur (FIJ).
Lilik kemudian terus memperbaiki kualitas produksi, menentukan SOP. Hingga saat ini abon jamurnya dijual dengan dua varian, yaitu orisinal dan pedas pada level 1,5, 10 dan 15 dengan ukuran 125 gram dengan harga Rp20 ribuan dan ukuran 50 gram dengan harga Rp10 ribuan.
Dia memasarkan produk lewat reseller dan komunitas. Karyawan hanya keluarganya dan apabila ada orderan hingga 500 pack baru menggunakan jasa tenaga lepas. Lilik menyampaikan usahanya menghasilkan pendapatan antara Rp5-7 juta sebelum pandmei, jumlah lumayan untuk membantu keuangan keluarga.
Menjalankan bisnis skala rumah tangga juga tidak mudah terutama pada pemasaran. Pada awal 2019 usahanya nyaris tutup karena tiga bulan sepi orderan. Namun kemudian dia mendapatkan informasi bahwa Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengadakan kurasi produk UKM dan dia mendaftar dan lolos.
BRI kemudian membantu pemasarannya dan dia bangkit lagi Selain itu Lilik juga terbantu oleh teman-temannya yang bersedia menjadi reseller.
Saat ini Lilik sedang menjalani proses sertifikasi halal untuk bisa meluaskan pemasaran sampai ke Timur Tengah (Irvan).





