JAKARTA—Pemerintah mengumumkan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 17 dibuka pada Sabtu, 5 Juni 2021 dengan kuota hanya 44 ribu orang. Pendaftaran dapat dilakukan laman resmi prakerja.go.id.
Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu menyampaikan kuota tersebut lebih sedikit dari gelombang sebelumnya, yang bisa mencapai 100.000 penerima. Untuk gelombang 17, program Kartu Prakerja bukan bersifat penambahan kuota.
“Gelombang kali ini hanya untuk memulihkan status kepesertaan para penerima bantuan yang dicabut dari gelombang 12-16,” ungkap Louisa.
PMO Kartu Prakerja sebelumnya menjelaskan, penerima Kartu Prakerja yang tidak membeli paket pelatihan pertama dalam waktu 30 hari, bantuan Kartu Prakerja akan dicabut kepesertaannya.
“Banyak yang ingin gabung dengan Program Kartu Prakerja. Jangan sia-siakan kesempatan,” tutur Louisa.
Silahkan lengkapi syarat-syarat di bawah ini:
1. Pendaftar Kartu Prakerja gelombang 10 harus WNI
2. Pendaftar Kartu Prakerja gelombang 10 minimal berusia 18 tahun
3. Pendaftar Kartu Prakerja gelombang 10 sedang tidak menempuh pendidikan formal
Sementara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim program Kartu Prakerja mampu melahirkan wirausaha-wirausaha tangguh yang bisa menyelamatkan ekonomi Indonesia.
“Para wirausaha tersebut lahir di masa pandemi Covid-19. Kami berharap seluruh penerima prakerja bisa menjadi calon usahawan. Kecil dan menengah,” tutur Airlangga dalam dialog dengan alumni penerima program Kartu Prakerja di Bandung, Jumat (4/6/21).
Lanjut Menko program ini tetap berlanjut dengan target penerima sebanyak 8,2 juta orang. Dari target 8,2 juta orang tersebut saat ini sudah jalan semester satu dengan total 2,7 juta penerima hal ini akan terus dilakukan di semester kedua.








